You are currently viewing Yuzril Bantah Pembebasan Abu Bakar Baasyir Upaya Tingkatkan Elektabilitas Paslon 01

Yuzril Bantah Pembebasan Abu Bakar Baasyir Upaya Tingkatkan Elektabilitas Paslon 01

Abu Bakar Baasyir tampak didampingi Penasihat hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra di LP Gunung Sindur, Jumat (18/01). Foto|Istimewa

wartapakwan.co.id, GUNUNG SINDUR – Penasihat hukum Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra membantah bahwa pembebasan Abu Bakar Baasyir adalah upaya meningkatkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01.

“Kita nggak berpikir soal elektabilitas, saya diberikan tugas oleh presiden kumpulkan data, amati, jalankan dan saya laporkan lagi ke presiden,” kata Yusril saat ditemui di LP Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (18/01).

Ia pun menegaskan, upaya pembebasan Baasyir bahkan dilakukan sebelum masa kampanye. Namun, banyak persyaratan yang mesti dilalui sehingga proses tersebut baru bisa dilaksanakan pada bulan ini.

“Sudah beberapa kali upaya pembebasan beliau, bahkan sebelum masa kampanye, dan seharusnya bulan Desember lalu beliau ini bebas, tapi belum ada kesepakatan kendalanya memang berbagai peraturan, dan syarat,” katanya.

http://wartapakwan.co.id/2019/01/18/bebas-pekan-depan-abu-bakar-baasyir-meminta-tiga-hari-berkemas/

Padahal, lanjut Yusril, pembebasan merupakan hak Baasyir mengingat usianya yang sudah menginjak 81 tahun, kondisi kesehatannya yang terus menurun serta ia telah menjalani 2/3 dari masa tahanannya.

“Pak Jokowi sudah tegaskan, kali ini pembebasan harus berhasil dan tanpa syarat, pertimbangannya hanya kemanusiaan,” ujarnya.

Yusril menegaskan, pembebasan Baasyir ini merupakan pembebasan murni alias tanpa syarat dan tidak ada pengamanan-pengamanan khusus selama ia menghirup udara bebas.

“Layaknya orang bebas saja, ini bukan pembebasan bersyarat, sudah layak Baasyir bebas,”

Yusril menambahkan, proses administrasi Abu Bakar Ba’asyir semestinya sudah dapat diproses pada hari Senin 21 Januari 2019, namun atas permintaan Ba’asyir, diperkirakan hari Kamis (24/01), Ba’asyir bisa menghirup udara bebas dan menetap di Solo.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editorr    : Bambang Supriyadi