Vita Amoy Dara Asal Bogor Siap Menggebrak Musik Dangdut Tanah Air

Publikasi

Vita Amoy. Foto|Bambang Supriyadi/wartapakwan.co.id

wartapakwan.co.id, BOGOR BARAT -Musik dangdut saat ini tengah digandrungi oleh lapisan masyarakat di Tanah Air. Hal inilah yang membuat sejumlah penyanyi dangdut pendatang baru bermunculan. Seperti pedangdut pendatang baru asal Bogor, Vita Amoy.

Amoy, sapaan akrabnya lahir di Kota hujan 29 tahun silam memulai kariernya dibidang tarik suara sejak dirinya menduduki bangku SMA yang saat itu kerap mengisi berbagai acara pernikahan dan event.

Namun saat memasuki dunia kerja dirinya mengakui sempat vakum bernyanyi dikarenakan fokus pada tanggung jawabnya sebagai koordinator event di salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang event organizer (EO).

https://youtu.be/pGQEmTEWgcE

“Ditahun ini ada kesempatan, aku mengeluarkan single baru berjudul ‘syudah’ dan lagu itu aku ciptakan sendiri satu tahun lalu dan dalam lagu itu menceritakan pengalaman pribadi Amoy sendiri,” tuturnya pada wartapakwan.co.id, Rabu (6/03/2019) saat ditemui di salah satu Resto & Coffee Shop di Bogor.

Ia pun mengatakan dalam waktu dekat berencana bakal merilis versi remix lagu ‘syudah’ dengan warna musik yang dapat digunakan sebagai pengiring aerobic dan tempat hiburan.

Musik yang kental dengan nuansa tionghoa tersebut sengaja Amoy pilih dengan alasan sebagai ciri khas dirinya yang memiliki wajah oriental.

“Karena dari muka Amoy disini agak oriental dan juga memilih nama tersebut sehingga semua disesuaikan dengan lagu, nama dan juga musik,” jelasnya.

Ia pun menilai perkembangan dunia musik di Indonesia cukup bagus sehingga dirinya beralasan ingin kembali terjun ke dunia musik yang sempat ia tinggal dan berharap dapat bersinergi di dunia tarik suara terutama musik dangdut serta ingin menghibur masyarakat dengan single terbarunya tersebut.

“Target yang pertama sukses serta dikenal masyarakat yang utama, dengan lagu ‘syudah’ yang enak didengar masyarakat juga Amoy sudah senang,”tandasnya.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi