You are currently viewing Universitas Pakuan Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Terkait Tindakan Represif Terhadap Mahasiswanya
Dekan FH UNPAK, R. Muhammad Mihradi (dua dari kiri) bersama civitas fakultas hukum dan IKA-FH Unpak, Senin (23/9/2019) memberikan keterangan kepada awak media terkait aksi represif yang dialami sejumlah mahasiswa mereka, belum lama ini. Foto: tjahyadi ermawan/wartapakwan.co.id

Universitas Pakuan Sampaikan Keprihatinan Mendalam, Terkait Tindakan Represif Terhadap Mahasiswanya

  • Post author:
  • Post category:POLHUKAM

Ciheuleut, WARTAPAKWAN.CO.ID – Keluarga besar Universitas Pakuan menyampaikan keprihatinan yang mendalam terkait aksi represif petugas kepolisian saat mengamankan aksi demo damai yang digelar BEM KBM Unpak beberapa waktu lalu. Hal ini terungkap dalam pressconfrence yang berlangsung di Ruang Rapat Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Senin (23/9/2019).

“Kami sangat prihatin, dan bersimpati pada mahasiswa kami, khususnya mereka yang mengalami luka-luka. Kami berharap, ke depan tidak terulang lagi kekerasan terhadap mahasiswa peserta aksi damai. Bagaimanapun, menyuarakan pendapat adalah bagian tak terpisahkan dari demokrasi,” ujar Dekan FH Unpak, R. Muhammad Mihradi, SH.MH.

Kepada awak media, Mihradi mengatakan dirinya mendapat amanah dari Rektor Universitas Pakuan, Prof. DR. H. Bibin Rubini, M.Pd untuk memberikan pernyataan sikap kepada media. Namun demikian, Mihradi mengatakan pada pressconfrence ini, dirinya lebih kepada pernyataan sebagai Dekan FH Unpak, dimana sebagian besar massa aksi BEM KBM Unpak berasal dari Fakultas Hukum Unpak.

“Dalam aksinya, mereka bersuara bukan atas nama fakultas (hukum). Namun, ada sebagian dalam giat demo tersebut adalah mahasiswa kami. Tentunya, kami prihatin atas insiden ini. Sedangkan pernyataan resmi dari Universitas Pakuan, tentu nanti beliau (Pak Rektor, red) yang lebih berkompeten,” sambung Mihradi.

Dekan FH UNPAK, R. Muhammad Mihradi memberikan keterangan pada awak media, Senin (23/9/2019) terkait insiden kekerasan yang dialami mahasiswa mereka belum lama ini. Foto: Tjahyadi Ermawan/wartapakwan.co.id

Pada kesempatan ini, Mihradi juga mengatakan pihaknya tentu akan senantiasa melakukan pendampingan terhadap para mahasiswanya. “Kami tidak pernah melarang mahasiswa untuk menyuarakan pendapat mereka. Hanya saja, kami selalu mengingatkan kepada adik-adik kami, ketika mereka melakukan aksi, jangan sampai kebablasan. Harus terkendali dan dalam koridor,” papar Mihradi seraya menyebut petugas kepolisian juga memiliki SOP dalam penanganan aksi massa.

Hanya saja, Mihradi tidak mau berspekulasi terkait pemicu aksi represif aparat terhadap sebagian mahasiswanya pada aksi beberapa waktu lalu. “Terkait penyebab, dan bagaimana kronologisnya, supaya tidak missleading, itu nanti tanyakan saja kepada mahasiswanya langsung. Disini, kami dari keluarga besar Fakultas Hukum Unpak menyatakan keprihatinan mendalam dan simpati kepada mahasiswa kami,” pungkas Mihradi. (cay)