Ully Sigar Rusady Prihatin Bangunan Cagar Budaya Sumur Tujuh Terusik

Featured landscape Sejarah Sosok

Ully Sigar Rusady Didampingi Rekan-Rekan Wartawan Tinjau Lokasi Bangunan Cagar Budaya Sumur 7, Kamis (13/12)

wartapakwan.co.id, BOGOR SELATAN – Keprihatinan menghampiri Ully Sigar Rusady, seorang musisi sekaligus Tokoh Pencinta Alam dan Pemerhati Lingkungan serta Pemerhati Seni Dan Budaya Indonesia, pasca mencuatnya kabar pengrusakan bangunan cagar budaya sumur 7 yang diketahui merupakan peninggalan kerajaan Pajajaran serta bunker 2 peninggalan kolonial belanda wilayah RT04/RW05, Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Ully tiba dilokasi dengan mengenakan pakaian serba hitam dan ikat kepala sebagai ciri khasnya, dirinya mengaku, sebagai pecinta budaya merasa terpanggil setelah mendengar kabar ada pengerukan lahan yang merupakan cagar budaya yang seharusnya dilestarikan dan dijaga.

“saya selaku pecinta budaya, kami semua berkumpul disini, merasa kami pecinta budaya yang murni, karena kami semua pergi kemari meninggalkan tugas pekerjaan, diundang dalam waktu yang mendadak tidak berfikir panjang kecuali untuk melestarikan budaya atau cagar budaya diperlukan kebersamaan, ketulusan dan spontanitas yang tegas,” paparnya pada wartapakwan.co.id, Kamis (13/12).

Setelah melihat ini, lanjut ully, kerusakan ini adalah perlu diantisipasi dengan memanggil pemiliknya dan sangat berharap pemerintah untuk dapat mengambil alih dengan cara yang bijaksana dan tidak merugikan pemilik.

Menurut informasi yang diterimanya makam mbah dalem merupakan guru besar dari eyang prabu Kian Santang meskipun banyak beragam versi, namun ia mengatakan apalah sebuah versi. Yang terpenting ia mengedepankan kepedulian terhadap lestari peradaban sejarah masa masa lalu.

“Karena kita hidup berdasarkan kebesaran sejarah masa lalu kita, jadi menurut saya kebersamaan di makam mbah dalem tadi luar biasa. Saya hadir disini hanya memberikan satu komitmen saja karena paatinya orang-orang di Bogor ini semuanya pasti sudah mempunyai keahlian talenta, komitmen yang tinggi semua terhadap budaya,”

Ully pun menghimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya Bogor untuk tetap bersatu padu terus menjaga cagar budaya dan melestarikannya.

“Kami dari Jakarta serta kota-kota lainnya datang kesini mendukung untuk sama-sama bersatu seluruh indonesia sepakat untuk pelestarian cagar budaya karena ada undang-undang cagar budaya nomor sebelas itu perlu adanya penerapan yang betul-betul sesuai dengan kaidah-kaidahnya karena banyak yang tidak sesuai dengan aturannya banyak dikatakan ini dilindungi cagar budaya akan tetapi ternyata dirusak juga,”

Kendati demikian, Ully menegaskan dirinya tidak rela jika tempat- tempat yang mempunyai nilai sejarah rusak, terlebih di wilayah Bogor terdapat sejumlah bangunan cagar budaya sehingga harus tetap dijaga.

“Kita tahu di Bogor, batutulis tersebar banyak cagar budaya, cukup sudah jangan lagi ada yang rusak,” tegasnya.
(Benkz/wartapakwan.co.id)