Dedie Rachim tinjau normalisasi cibalok

Tinjau Normalisasi Lawang Saketeng, Dedie Rachim Apresiasi Petugas Kebersihan

Publikasi

WARTAPAKWAN.CO.ID, SURYAKENCANA – Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi (PSBB Transisi) Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim melakukan peninjauan normalisasi kawasan Lawang Saketeng dan Jalan Pedati, pada Rabu (27/5/2020).

Dua kawasan tersebut sebelumnya selalu dipenuhi para Pedagang Kaki Lima (PKL), dan kini sudah ditertibkan oleh Sat Pol PP Kota Bogor bersama tim gabungan.

Dari pantauan di lapangan, sisa-sisa sampah dan bekas lapak pedagang terus dibersihkan oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.

dedie-rachim-apresiasi-petugas-kebersihan
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyapa dan memberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan.

Di sela-sela aksi pasukan kuning, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersilaturahmi dengan petugas kebersihan. Dedie mengucapkan terimakasih sambil menyampaikan salam jarak jauh dan mengacungkan jempol.

“Minal Aidzin walfaidzin nya, haturnuhun kasadayana,  nuhun, nuhun,” ujar Dedie kepada para petugas kebersihan.

Pada momen itu, Dedie A Rachim juga meninjau normalisasi saluran air di kawasan Suryakancana tepatnya di Jalan Pedati dan Jalan Lawang Saketeng. Normalisasi saluran air tersebut dilakukan paska penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Lawang Saketeng dan Jalan Pedati.

Terlihat tumpukan sampah dan lumpur menyumbat saluran air di sepanjang Jalan Pedati dan Jalan Lawangsaketeng. Petugas kebersihan dan PUPR pun harus membongkat beton yang menutup saluran air dan mengangkat lumpur serta sampah dengan cangkul.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan bahwa sudah sejak lama saluran air di Jalan Suryakancana tersumbat.

“Saluran air (di surya kencana  tersumbat)  akan kami normalisasi hingga Cipakancilan,” ujarnya.

Dedie juga menjelaskan bahwa saat ini Sungai Cibalok sudah masuk ke dalam cagar budaya. “Jadi tugas kita adalah bagaimana menjaga cagar budaya ini kembali lagi seperti fungsi awal dan menjaga sejarah yang ada di sungai cibalok,” katanya.

Karena itu, Dedie meminta agar Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk mengakomodir seluruh pedagang di Jalan Lawang Saketeng dan Pedati untuk direlokasi.

“Kami ingin mengangkat marwah PKL, jadi mereka harus disedikan tempat di dalam pasar” ujarnya.

Dalam peninjaun tersebut, hadir Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir, Kasat Pol PP Kota Bogor Agustian Syach, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo, Kabid Persampahan DLH Dimas Tiko, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Marse Hendra Saputra. (cay)