Sorot Perillaku Konsumen, Brokoli PPMKP, Bongkar Kiat Berbisnis Melalui Medsos Di Era Pandemi

Publikasi

 

Ciawi Bogor – PPMKP : Terjadinya pandemi virus Corona atau COVID-19 merubah secara mendadak perilaku konsumen di seluruh dunia. Perubahan yang mendadak ini membuat banyak pebisnis kebingungan. Sebagian bisnis meraup keuntungan yang tak terduga, namun sebagian lain justru mengalami banyak kerugian. Karena tidak ada yang tahu kapan pandemi akan berakhir dan efek jangka panjang yang dihasilkannya, pebisnis perlu menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang baru.

Perubahan perilaku konsumen karena dampak pandemi Covid 19 terutama di Indonesia menjadi sorotan dalam Webinar Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli) volume III edisi keenam, Rabu (23/9),

Mengusung tema Kiat Membangun Network Pemasaran Dimasa Pandemik, Brokoli edisi pamungkas di volume III ini menghadirkan Dr. Nani Sufiani, M.Sc.Agr Widyaiswara senior sebagai narasumber didampingi Rizky Permana, S.Si, MM, Widyaiswara Ahli Muda.

Mendapat perhatian 190 participan, Nani membahas marketing mix dengan konsep tujuh “P” yaitu products, price, promotions, place, people, process, dan physical evidence sebagai strategi pemasaran dalam perencanaan bisnis.

“ Tujuan akhir dari sebuah usaha t entunya meraup keuntungan, tentunya keuntungan untuk semua. Bukan hanya pelaku usahanya saja yang untung, tapi juga konsumen terpuaskan dengan produk yang dibelinya. Salah satu caranya dengan melibatkan konsumen dalam proses produksinya secara virtual melalui media sosial, sehingga konsumen merasa aman dengan produk yang dibelinya. Sementara itu bagi para pelaku usaha, agar bisnis berjalan lancar hendaknya senantiasa membangun network dan bermitra dengan pelaku usaha lainnya“ ungkap Nani Sufiani.

Nani Sufiani menyampaikan hal penting yang harus dicermati dalam kiat membangun network , yaitu membangun hubungan baik dengan semua pihak melalui kemitraan usaha, karena dalam setiap bisnis selalu ada bisnis lain yang bisa diupayakan dengan mitra usaha.

Narasumber lain Rizky Permana, S.Si. MM. widyaiswara ahli muda PPMKP menambahkan dalam kiat membangun network pemasaran melalui media social adalah dengan menciptakan signature sendiri

 

 

 

 

 

“ Tak kalah penting dalam kiat membangun network pemasaran melalui media sosial adalah dengan menciptakan signature sendiri, agar produk kita senantiasa diingat orang. Selain itu, media sosial harus dimanfaatkan untuk hal yang berguna, untuk branding, menjaga networking dengan konten yang bernilai ,” papar Rizky.

 

Brokoli Volume III menghadirkan enam episode. Setiap episode dibawakan dengan ciamik oleh Viera Restuani Adia, S.Ikom, MA, Widyaiswara Ahli Muda. Tak tanggung – tanggung Kepala PPMKP Ir. Yusral Tahir, MSc.Agr. pun dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Sebagai program pembelajaran dan sharing knowledge Ia berharap kegiatan ini dilanjutkan dengan Brokoli Volume IV .

Himbauan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) Dalam berbagai kesempatan, pelaku usaha tani untuk meningkatkan usaha taninya menjadi skala bisnis. Kata Mentan pengalaman selama ini menunjukan sector pertanian merupakan bisnis yang menjanJikan dan mampu bertahan dalam kondisi perekonomian buruk sekalipun.

Seirama suara dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi. Dedi mengatakan Sebagai negara agrais ditambah dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha dan bisnis di sektor pertanian. Di masa pandemi ini justru peluang bisnis pertanian terbuka lebar karena masyarakat sangat membutuhkan panganan yang sehat. (Viera R.A/Regi PPMKP).