Sekjen Kementan Momon Rusmono Tutup Latpim Tk. III Angkatan XV

Publikasi

Ciawi Bogor – PPMKP : Dari tiga kompetensi yang menjadi syarat harus dimiliki seorang pemimpin dua diantaranya yakni kemampuan manajerial dan sosial kultural, sering dilupakan.
Demikian dituturkan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Momon Rusmono saat menutup Pelatihan Kepemimpinan (Latpim) Tk. III Angkatan XV, Kementan Rabu (18/9).
“ Inilah yang membuat masih banyak pemimpin yang sudah menduduki jabatan belum mengikuti Latpim. Padahal kemampuan ini jauh lebih penting dimiliki pada posisi yang lebih tinggi kalau kompetensi tehnis, saya percaya pasti dimiliki, “ tuturnya di Aula Komplek Bumi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP).
Momon mengatakan jangan sampai ada pemimpin yang mengevaluasi stafnya saja tidak pernah, dikarenakan tidak memiliki kompetensi manajerial. Yang lebih merepotkan pemimpin yang tidak mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan baik.
Melalui Latpim inilah kata Momon kemampuan berkolaborasi diharapkan meningkat. Kemampuan kolaborasi ini merupakan bagian dari kompetensi sosial kultural. Momon berharap Latpim ini dapat memunculkan motivasi menjadi yang terbaik. Mengingat begitu pentingnya Latpim ini maka Ia menekankan menjelang akhir tahun ini Latpim ditambah.
“ Tunjukkan bahwa Latpim ini bermafaat Berkompetisilah yang sehat dengan menunjukan kemampuan terbaik, perkuat kolaborasi antar teman dengan visi dan misi ingin bekerja yang terbaik, “ pesannya.
Iapun mengajak para peserta untuk dapat memanfaatkan peluang untuk menjadi eselon II dengan mengikuti lelang jabatan.
Latpim Tk.III Angkatan XV Kementan diikuti 40 peserta yang sehari sebelumnya telah mengikuti ujian dan seminar Proyek Perubahan. Tiga peserta dinobatkan menjadi lulusan terbaik, mereka adalah Batara Siagian dari Ditjen Tanaman Pangan, Jack Pujianto dari Ditjen PKH dan Didik Julianto dari Ditjen PKH. (RG/PPMKP)