You are currently viewing Ribuan Santri Pondok Pesantren se-Kabupaten Bogor Peringati Hari Santri Nasional 2018

Ribuan Santri Pondok Pesantren se-Kabupaten Bogor Peringati Hari Santri Nasional 2018

wartapakwan.co.id, CIMANDALA – Sebanyak 41 Pondok Pesantren (ponpes) terdiri dari 20 ponpes tradisional dan 21 ponpes modern utusan Kecamatan se-Kabupaten Bogor gelar kemah santri di Bumi Perkemahan Pramuka, Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (22/10).

Acara yang berlangsung sejak Sabtu 21 Oktober 2018 tersebut merupakan rangkaian menyambut hari santri 2018 Nasional tingkat Kabupaten Bogor yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Bogor dan bekerjasama dengan Lomusa Trending Center.

Mengusung tema “bersama santri damailah negeri” dengan tujuan untuk memperingati jasa-jasa dan perjuangan para alim ulama dan santri yang telah berkorban dan berkontribusi dalam sejarah perjuangan bangsa.

Sementara Bupati Bogor, Nurhayanti yang hadir untuk menutup puncak acara tersebut mengatakan, peran aktif para santri dalam berbagai kegiatan keumatan sehingga memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang kondfusif bagi kehidupan yang beragama dengan sistem pendidikan yang memberikan ruang kepada pertumbuhan pesantren.

“Kedepannya kita akan tambah durasi, ini kan hanya 50 sekian karena memang hanya 1000 orang tapi kedepan ini adalah potensi untuk melakukan pembinaan terhadap para santri,” tuturnya pada wartapakwan.co.id, usai menutup kegiatan kemah santri 2018.

Ia pun mengapresiasi kegiatan ajang Eco Pontren Award tingkat Kabupaten Bogor 2018 yang dilaksanakan oleh para peserta kemah santri.

“saya kira bagus juga dimasukan eco Pontren. Jadi kepedulian, kebersihan dan lingkungannya, karena image pesantren itu enggak bersih inshaa allah dengan eco pontren ditujukan dengan tadi adanya pemenang bahwa mereka dari sisi lingkungannya, pola hidup dan kesehatan sangat bagus,”

Menurutnya para santri memiliki potensi untuk berkembang disegala bidang.

“Karena mereka itu kan harapan masa depan jadi makanya ada program-program pertanian dan lain-lain masuk pesantren. Jadi menjadi potensi yang sangat luar biasa,” pungkasnya. (adi/wartapakwan).