Riak Seleksi Balon Kades, Waryono Minta Tahapan Seleksi Diulang

Pemerintahan

Tamansari, wartapakwan.co.id – Puluhan massa pendukung bakal calon kepala desa Sirnagalih, Waryono, mendatangi Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Senin (16/9/2019). Mereka keberatan dengan hasil seleksi  dan proses verifikasi karena mengklaim ada beberapa kejanggalan dan berdampak pada tidak lolosnya Waryono.

Praktis, kandidat yang memiliki visi membangun desa melalui  pariwisata ini tidak masuk dalam lima besar bakal calon kades yang akan bertarung memperebutkan suara rakyat Desa Sirnagalih pada Pilkades serentak 3 November mendatang.
“Saya meminta tahapan seleksi dan tes untuk diulang. Harus dilakukan lebih transparan dan menunda penetapan bakal calon,” ujar Waryono dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Dalam mediasi di Kantor Kecamatan Tamansari, Waryono dan para pendukungnya diterima oleh Sekcam Tamansari, Hidayat. “Pak Sekcam berjanji akan melaporkan dan menindaklanjuti keberatan kami kepada Pak Camat untuk dibahas. Kami minta proses seleksi dan tes untuk diulang. Kami juga sudah secara resmi melayangkan protes dan keberatan kepada dinas terkait di Pemda,” sambung Waryono seraya menyebut pihaknya punya hak sanggah 3 x 24 jam sesuai juklak, atas hasil seleksi panitia desa.
Terpisah, Senin (16/9/2019) timses Waryono, juga melayangkan surat protes dan keberatan atas tahapan hasil seleksi Pilkades Sirnagalih. “Surat keberatan sudah kami sampaikan ke Pemda, sesuai Juklak karena ada Hak Kami dalam 3 x 24 jam untuk menyanggah hasil seleksi pansel,” papar Waryono.

Waryono dan para pendukungnya menggelar unjuk rasa di Kecamatan Tamansari.

Sementara itu, terpisah, Sekcam Tamansari, Hidayat ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya melakukan mediasi terhadap salah satu Timses Calon Kades. “Betul, ada salah satu calon dan pendukungnya datang ke kecamatan. Mereka menyampaikan kekecewaan dan keberatan atas hasil seleksi,” ujar Hidayat.

Menurut Hidayat, pihaknya sudah menjelaskan kepada Timses dan salah satu calon kades (Waryono, red), mengenai keberatan mereka kepada panitia desa. “Sejauh yang sudah saya konfirmasi dan cek ke panitia desa, tidak ada yang dilanggar. Pengamatan saya semuanya sudah berjalan sesuai dengan aturan. Termasuk keberatan mereka mengenai ijazah persamaan atau paket dari calon lainnya. Itu sudah saya jelaskan juga. Itu kan ada regulasinya,” jelas Hidayat seraya menyebut hasil seleksi merupakan ranahnya panita desa.
Meski demikian, lanjut Hidayat, dirinya tetap akan menyampaikan semua hasil pertemuan kepada Camat Tamansari, Bayu Rahmawanto. “Nanti akan jelas, mana yang ranahnya panitia desa, mana yang ranahnya Pak Camat (Kecamatan,red). Pastinya, kami akan berhati-hati dan mengutamakan konfirmasi. Walaupun sejauh pengamatan kami, semuanya sudah berjalan sesuai dengan prosedur,” papar Hidayat. (CAY)