You are currently viewing PPMKP Siap Create Model Pengembangan SDM Pertanian Untuk Ciptakan Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi

PPMKP Siap Create Model Pengembangan SDM Pertanian Untuk Ciptakan Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi

Keterangan Foto : Kepala PPMKP Ir. Heri Suliyanto, MBA , turut hadir dalam acara Pemberian Penghargaan Nasional Bagi Pelaku Pembangunan Pertanian 2019 Di Kantor Pusat Kementan di Jakarta.

 

Jakarta – PPMKP : Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Momon Rusmono mengingatkan agar Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) berani menyiapkan tenaga kerja berbasis kompetensi sesuai dengan arahan Presiden. Selama ini tenaga – tenaga kerja disektor pertanian yang berbasis kompetensi belum dikelola dengan optimal. Ia menilai BPPSDMP lebih berorientasi melatih tenaga kerja yang kompeten.
“ Yang dilatih PNS, Petani, Pekebun, Peternak tapi belum berani menciptakan tenaga kerja yang berkompetensi, “ ungkap Momon dalam acara Pemberian Penghargaan Nasional Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2019 di Jakarta, Sabtu 17/8)
Ia menegaskan dsinilah syarat standarisasi dan sertifikasi perlu dilakukan dan tidak mungkin semua bisa dibiayai oleh pemerintah.
“ Coba kerjasama dengan dunia usaha dan industri sehingga calon – calon pekerja setelah dilatih bisa segera diserap dunia usaha dan industri, “ ucapnya.
Menyikapi hal tersebut Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Heri Suliyanto yang turut hadir dalam acara menyampaikan ini merupakan tantangan yang segera perlu dijawab oleh penyiap SDM pertanian dalam ranah pelatihan.
Ia menyatakan harus segera di tindaklanjuti dengan mengcreate model pengembangan SDM yang menyasar calon – calon pekerja dibidang pertanian melalui kegiatan penyiapan level manajemen dan pimpinan sesuai tupoksi PPMKP yang mampu menyiapkan calon – calon pekerja atau pengusaha pertanian yang saat ini belum berkecimpung di sektor pertanian.
Peluang terbesar disini menurut Heri bagaimana meyakinkan para stakeholder dan kepentingan diluar sector pertanian untuk mau menjadi agen – agen menyampaikan misi sector pertanian dalam rangka mempersiapkan SDM pertanian yang belum berada di pertanian.
“ Tentu itu menjadi binaan dari K/L lain Karena mitra PPMKP bukan hanya dari Kementan tapi juga Non Kementan baik itu Kementerian atau lembaga pemerintah maka ini adalah moment yan tepat untuk memaparkan, “ ujar kapus.
Ia mencontohkan jika masyarakat umum berkolaborasi dengan Kementerian tenaga Kerja bagaimana menyiagakan tenaga kerja baru untuk masuk ke sektor pertanian tapi yang lebih berkualitas.
“ Ini tantangan yang perlu kita lakukan dalam moment era pemerintahan yang akan datang yang lebih fokus pada pembangunan SDM, “ pungkasnya (RG/PPMKP)