You are currently viewing Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Bogor

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Bogor

wartapakwan.co.id, BOGOR TENGAH – Polresta Bogor Kota telah mengantongi identitas pelaku penusukan terhadap siswi SMK Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven Cahya Rejeki (18). Kapolres Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menyebut, diduga pelaku berinisial S.

Hendri mengatakan, kecurigaan polisi terhadap S didapat setelah salah satu teman korban mengenali ciri-ciri fisiknya, seperti yang terekam dalam kamera CCTV di lokasi penusukan itu terjadi.

“Sebenarnya, ini serba buta. Data yang kita dapat ini, kita nggak tau dia (pelaku) itu siapa. Rekaman CCTV juga tidak terlihat jelas,” ucap Hendri, di Mapolresta Bogor Kota, Rabu (9/01).

“Tapi, berdasarkan keterangan dari teman korban ada yang kenal dengan ciri fisik orang (pelaku) di dalam CCTV itu,” tambahnya.

Walikota Bogor Optimis Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Dapat Terungkap

Hendri menambahkan, kecurigaan polisi semakin jadi setelah S membuat statement di media sosial terkait soal penangkapan terhadap dirinya. Menurut Hendri, S sempat menulis di media sosialnya dan akan menuntut orang-orang yang telah memfitnahnya itu.

“Pelaku kan belum ketangkap. Nah, dia itu sempat memposting tulisan di medsosnya untuk mengcounter tuduhan bahwa ia telah ditangkap. Justru, di situ jadi titik terang kita untuk masuk,” paparnya.

Dugaan sementara, lanjut Hendri, motif penusukan itu dilatar belakangi karena dendam dan sakit hati. “Diduga antara korban dan pelaku pernah dekat, mungkin. Kalau teman dekat masa bunuh-bunuhan sih,” kata Hendri.

Siswi SMK di Bogor Tewas Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

Hendri menambahkan, sejauh ini polisi sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yaitu pisau, baju seragam korban, serta rekaman CCTV. Adapun saksi yang sudah diperiksa, sambung Hendri, sebanyak empat orang.

“Kita harapkan tim agar lebih bekerja keras lagi untuk secepatnya terungkap,” kata Hendri.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi