Pernak-pernik Tahun Baru Imlek Mulai di Buru Konsumen

Featured Lifestyle

SIBUK : Tampak seorang calon konsumen tengah memilih aksesoris tahun baru imlek. Foto|Bambang Supriyadi.

wartapakwan.co.id, BOGOR TENGAH – Dua hari menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 5 Februari mendatang, sejumlah umat tionghoa mulai berburu pernak-pernik imlek di sejumlah toko di kawasan Jalan Surya Kencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (3/02).

Seperti yang terlihat di toko Naga Mas. Lampion berwarna merah dipadu dengan warna kuning serta pernak-peenik lainnya tampak menghiasi langit-langit toko.

https://youtu.be/NntziTYr2II

Pemilik Toko, Mansyur yang telah berjualan pernak-pernik sejak dua tahun silam mengatakan, setiap tahunnya menyediakan pernak-pernik Imlek. Namun ia mengaku baru satu bulan lalu mempersiapkannya. Tidak hanya berupa aksesoris akan tetapi juga manisan dan makanan khas Imlek, seperti kue keranjang ia jajakan.

Baca : Jelang Imlek dan Cap Go Meh, Vihara Dhanagun Mulai Dipercantik

“Saya persiapkan sudah satu bulan lalu. Tapi tahun lalu saya hanya menjual perlengkapan dupa saja akan tetapi tahun ini saya tambah perlengkapannya, seperti lampion, lilin, bunga sakura dan aksesoris lain,” tuturnya pada wartapakwan.co.id.

Baca : Menjelang Imlek, Perajin Barongsai dan Liong di Bogor Kebanjiran Pesanan

Menurutnya, mayoritas konsumen lebih banyak mencari kebutuhan makanan seperti kue keranjang. Kue keranjang ini wajib ada di setiap rumah umat yang merayakan Imlek. Konon, kue keranjang dipercaya sebagai sumber rezeki dan kemakmuran. Membuat setiap orang yang menikmatinya dengan harapan selalu bahagia.

Harga pernak pernik Imlek yang dijualnya bervariatif, angpau misalnya, dari Rp 3.000 sampai Rp 10 ribu.

“Tergantung harga barang, tergantung isinya dan kualitasnya. Dupa (Hio) misalnya, ada yang Rp 8.000, Rp 10 ribu, Rp 45 ribu. Beda jenis, kualitas, dan isinya berapa banyak,” terangnya.

Sementara itu, Yani salah seorang konsumen yang tengah sibuk mencari beberapa pernak-pernik imlek mengatakan, untuk menyambut perayaan tahun baru ini tidak ada persiapan khusus. Namun dirinya mengaku perayaan Imlek tanpa tradisi bagi-bagi angpau rasanya ada yang kurang

“Ini beli angpau juga, tadi ada beli minuman juga. Jadi sudah sibuk-sibuk belanja untuk Imlek, tidak lama lagi,” tutupnya.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi