You are currently viewing Peringati Hari Habitat Sedunia,  DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Lingkungan dari Sampah

Peringati Hari Habitat Sedunia,  DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Lingkungan dari Sampah

DLH Kab.Bogor membersihkan lingkungan dalam menyambut World Habitat Day 2018.

wartapakwan.co.id, Cibinong – Sekitar 25 kantong plastik berukuran besar berwarna kuning, berisikan banyak jenis sampah dikumpulkan oleh para komunitas serta penggiat lingkungan bersama warga di sekitar situ plaza cibinong dalam rangka memperingati Hari Habitat Sedunia pada Minggu (30/09).

Kegiatan bersih-bersih sampah ini merupakan aksi mereka dalam memperingati World Habitat Day atau Hari Habitat Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Oktober 2018 mendatang. Sebanyak lebih dari 50 orang warga yang di dominasi oleh ibu-ibu beserta para penggiat lingkungan terjun langsung membersihkan sampah di sekitaran taman situ plaza cibinong.

Kepala Dinas Lingkugan Hidup Kabupaten Bogor Panji Ksatriadji mengungkapkan tujuan dari kegiatan kali ini untuk meningkatkan perhatian serta kepedulian Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan serta pengurangan secara signifikan volume sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mengubah sampah yang tidak dapat didaur ulang menjadi energi dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

“Pada kegiatan kali ini kami mengundang pencetus lubang resapan biopori yakni bapak Kamir Raziudin Brata guna memaparkan secara detail mengenai lubang resapan biopori serta ada juga Bob Novandi yang akan memberikan ilmunya kepada para pegiat dan komunitas yang hadir bagaimana mengelola sampah bekas menjadi hal hal yang dapat dipergunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepada Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Atis Tardiana menjelaskan, untuk kedepannya Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) akan mengadakan program pelatihan kepada para kader bank sampah bagaimana mendaur ulang sampah sampah anorganik  menjadi lebih berdaya guna dan memiliki nilai ekomoni.

“Pada saatnya nanti maksimal satu bank sampah mewakilkan dua orang yang nantinya akan terdiri dari 10 angkatan dari pelatihan tersebut, kemudian diharapkan akan ada spesialis dari kegiatan tersebut misalkan bank sampah a spesialis lampion, bank sampah b spesialis residu, bank sampah c spesialis koran, banks sampah d spesialis paralon dan seterusnya hingga hasil kreasi pun siap dipasarkan oleh ASOBSI”, ungkap Atis.

Atis berharap dengan adanya acara seperti ini dapat menggugah masyarakat agar dapat mengelola sampah secara mandiri dari sumber sampahnya sendiri dengan target cibinong bersih sampah tahun 2019. (cay/wartapakwan.co.id)