You are currently viewing Pasca Ambruknya Bangunan Kelas, Siswa SDN Neglasari V Belajar Berdesakan

Pasca Ambruknya Bangunan Kelas, Siswa SDN Neglasari V Belajar Berdesakan

DARURAT : Sejumlah siswa SDN Neglasari V Bogor tengah belajar dalam kondisi tidak kondusif, pasca ambruknya tiga ruang kelas, Senin (28/01). Foto|Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

wartapakwan.co.id, DRAMAGA – Pasca ambruknya tiga ruang kelas SDN Neglasari V, di Kampung Kaum, Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, sejumlah siswa terpaksa harus belajar di ruangan yang ada, pasalnya pihak sekolah tidak menemukan tempat relokasi yang strategis.

Pantauan wartapakwan.co.id di lokasi, kegiatan belajar mengajar (KMB) tampak
puluhan siswa harus belajar dalam kondisi tidak kondusif dikarenakan sejumlah pekerja masih membersihkan sisa-sisa puing.

Menurut salah seorang guru kelas IV SDN Neglasari V, Dudi Setiawan mengatakan empat ruangan yang tersisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KMB) oleh sebanyak 418 siswa.

Tampak tiga siswa berjalan dibawah kontruksi ambruknya bangunan. Foto|Sandika Fadilah

“Untuk kegiatan belajar mengajarnya secara bergantian, pagi dan siang itu pun karena darurat jadi ada yang satu kelas digabungkan, sedangkan untuk kelas I dan II dipisah seperti biasa,” paparnya, Senin (28/01).

Ia pun berharap ruang kelas yang ambruk agar secepatnya dibangun kembali dengan catatan bangunannya lebih baik lagi dan dirinya mengusulkan untuk dibangun menjadi dua lantai.

Sementara, Plt Kepala Sekolah (kepsek) SDN Neglasari V, Mirta menyebut tiga ruangan kelas yang ambruk tersebut terakhir direnovasi pada tahun 2009.

“Kalau dilihat dari bangunan yang rusak nilai kerugian bisa sampai ratusan juta dan ruang kelas yang ambruk sudah tidak bisa digunakan lagi,” imbuhnya.

Dikabarkan sebelumnya atap tiga ruang belajar dan satu ruang guru SDN Neglasari 5, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ambruk, Jumat (25/01) dini hari.

Ambruknya atap sekolah diduga akibat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan di wilayah Bogor.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi