You are currently viewing Panen Padi Di Kecamatan Kaduhejo Satu Lagi Bukti Ketersediaan Pangan Tak Terpengaruh Covid 19

Panen Padi Di Kecamatan Kaduhejo Satu Lagi Bukti Ketersediaan Pangan Tak Terpengaruh Covid 19

Pandeglang – PPMKP : Petani di tiga Desa Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Banten bersuka cita. Ditengah pandemik Covid 19, mereka bisa melakukan panen. Panen ini menambah bukti bahwa panen dan ketersediaan pangan di seluruh Indonesia memang tak terpengaruh oleh wabah Covid 19.


Panen dilakukan Kelompok Tani (Poktan) Pageret Jaya di Desa Banjarsari, seluas 10 Ha dengan hasil 59,9 Kw/ha dan Poktan Bina Karya di Desa Kadu Gemblo seluas 10 Ha dengan provitas 5,5 ton/Ha.
“ Hasil panen kali ini sangat bagus, Panen ini merupakan hasil dari musim tanam Desember-Maret 2019-2020 “ ujar Siti Masaroh Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandenglang.
Via telepon kepada Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Jum’at (10/4), Masaroh menuturkan di Kecamatan Kaduhejo terdapat 10 Desa, rata – rata produktivitas 6 ton/Ha dengan harga gabah Kering panen (GKP) Rp. 4,000 /Kg. Luas sawah mencapai 623 Ha panen dilakukan sejak Maret lalu dan pada April ini luas panen diperkirakan mencapai 185 Ha, sementara sisanya akan memasuki panen pada Mei mendatang.
Untuk mempertahankan kedaulatan pangan petani berharap ada bantuan alsin terutama traktor agar lebih cepat dalam pengolahan lahan. Demikian juga bantuan benih dan pupuk diharapkan terus berjalan agar produktivitas meningkat. .
Dilansir dari data Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Kabupaten ini mencatat secara keseluruhan panen bulan Maret seluas 20.895 hektar dengan produksi 117.212 ton gabah kering panen atau setara 63.387 ton beras, panen padi bulan April seluas 14.573 hektar dengan produksi 84.639 ton setara 45.397 ton beras. Pada bulan Mei diperkirakan akan panen seluas 13.466 hektar dengan produksi 77.177 ton atau setara 48.621 ton beras.
Sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat melakukan video conference bersama Kepala Dinas Pertanian se-Indonesia Jumat (3/4) pekan lalu, mengajak seluruh Kepala Dinas untuk menyelesaikan masalah pertanian dengan ketulusan dan bersiap menjadi pahlawan.
“ Ayo, kita selesaikan masalah pertanian ini dengan ketulusan. Kita semua bersiap menjadi pahlawan,” kata SYL.
Sementara itu Kepala BPPSDMP dalam arahannya saat melakukan sosialisasi Kostratani di Provinsi Banten menyerukan seluruh masyarakat Banten terutama petani untuk bergerak membangun pertanian bersama Kostra Tani.
“ Banten adalah wilayah yang subur, dengan sumberdaya alam yang ideal layak dijadikan tempat untuk membangun pertanian dan mengembangkan pertanian, untuk itu mari bangun pertanian bersama Kostra Tani “ serunya.

Sebagai penanggungjawab pengawalan dan supervisi program Utama Kementan di dua kabupaten di Banten, yakni Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon, PPMKP terus melakukan monitoring dan pengawalan di dua wilayah tersebut. (RG/PPMKP).