Nur’aeni: Petani Adalah Pejuang Pangan Indonesia

Publikasi

Serang : Petani adalah profesi yang sangat mulia. Indonesia tak akan berdiri tegak jika pangan nasional tidak kuat. Ketahanan pangan akan hancur jika tidak ada petani yang mendukung untuk terus bekerja di sawah.

Demikian disampaikan Hj. Nur’aeni Anggota Komisi IV DPR RI masa bakti 2019 – 2024 di Kota Serang Banten.

“ Petani bukanlah anggota kelompok masyarakat yang termaginalkan. Ini pandangan atau mindset yang harus dibuang, petani adalah pejuang pangan kita, “ ujarnya dihadapan 120 orang petani peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani di Kabupaten dan Kota Serang pada 26 – 27 Oktober 2021.

Untuk itu para petani harus mempunyai semangat yang tinggi, etos kerja, semangat pantang menyerah dan optimis kedepan bisa sejajar dengan petani diseluruh dunia. Petani juga diharapkan sudah mulai berpandangan jauh kedepan merubah paradigma, memperluas wawasan. Terutama menghadapi era globalisasi dan persaingan bebas yang mau tidak mau harus dihadapi. Iapun mengajak petani siap berhadapan dengan era ini.

Perempuan yang akrab disapa wadon banten ini menginginkan tak ada lagi petani yang gaptek terhadap teknologi pertanian seperti penggunaan alsintan.

“ Khusus petani kalau masuk di persaingan, persaingan apa? Pasti perdagangan. Harus siap karena di era modernisasi, digitalisasi melalui informasi dan teknologi ini siapapun pengusaha apapun itu bisa masuk secara bebas termasuk perdagangan sektor pertanian dan pangan di era teknologi yang semakin maju seluruh dunia menghadapinya, “ ucapnya.

Menghadapi era digitalisasi 4.0 ini perlu disiapkan ketahanan dan kemandirian pangan melalui swasembada. Untuk itu Nur’aeni mengaku fokus pada peningkatan sumberdaya manusia pertanian melalui program – program yang menyentuh langsung ke petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

“ Sebagai anggota DPR RI di Komiisi IV yang salah satunya membidangi pertanian, saya akan terus mendorong program – program yang pro kepada rakyat khususnya petani. Saya tahu persis visi misi Kementerian Pertanian (Kementan), “ ujarnya didampingi Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Siti Munifah dan Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor Yusral Tahir.

Menurut Nur’aeni peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di kota dan kabupaten Serang sangat dipengaruhi oleh sumberdaya yang mengelolanya yaitu petani. Sinergi komisi IV dengan Kementan diharapkan akan meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM petani yang berujung pada kesejahteraan mereka.

“ Dengan meningkatnya kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia para petani yang ada di Kabupaten dan kota Serang akan memiliki tujuan akhir adalah meningkatkan produksi dan produktivitas serta meningkatkan nilai tukar petani yang pada gilirannya petanilah yang akan merasakan kesejahteraan dari program – program yang digulirkan,” ungkapnya.

Dalam membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus memperkuat peran generasi muda sebagai SDM pertanian dalam peningkatan produksi pertanian.

Syahrul mengatakan saat ini para generasi muda telah masuk di era teknologi digital sehingga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi. Para generasi muda didorong mengambil peran khususnya dalam bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.

 

“Pertanian saat ini tidak sama lagi dengan pertanian sebelumnya. Kita masuk pertanian internet of thinking, menggunakan artificial intelegent, satelit sudah main, pertanian itu keren,” ujar Mentan SYL

Sementara Kepala BPPSDMP , Dedi Nursyamsi mengatakan untuk mencapai produktifitas yang baik di butuhkan SDM pertanian yang handal yaitu petani dan penyuluh. Untuk menciptakan hal tersebut BPPSDMP yang berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian menerapkannya melalui tiga pilar yaitu penyuluhan, pelatihan dan Pendidikan. Dedi menjamin peningkatan kapasitas melalui tiga pilar ini akan berjalan seimbang.(Regi/PPMKP)