Miris! Diduga Berbeda Pilihan Capres, Oknum Guru Ngaji Keluarkan Muridnya

Featured Nasional News

Foto screenshoot instagram @dozermillenial

wartapakwan.co.id, TANAH SAREAL – Seorang anak yang masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di RT.2/7 Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terpaksa dikeluarkan dari tempat dirinya menimba ilmu agama.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial instagram yang diunggah oleh akun @dozeromillenial, orang tuanya mengaku anaknya dikeluarkan dari pengajiannya karena dipicu perbedaan pilihan politik.

“Anak saya dikeluarin sama guru ngajinya karena dia beda pilihan salah satu pasangan calon,” ucapnya

Menanggapi hal itu, Tokoh ulama Jawa Barat, K.H Ahmad Mukri Aji mengatakan tidak seharusnya seperti itu, “Pengajian itu satu huruf saja itu pahalanya luar biasa, nanti anaknya soleh ahli Al-quran tentunya. Nah kalau sebab beda pilihan kemudian sampai mengorbankan murid itu yah sangat rugi karena ini semua dinamika politik duniawi beda pilihan itu indah, insyallah,” tuturnya saat dihubungi melalui sambungan telephone, Selasa (19/3/2019).

Ia pun menegaskan, jangan karena pilihan berbeda anak menjadi korban, pasalnya semua warga Negara Indonesia mempunyai hak politik, baik yang masih remaja atau yang sudah dewasa dan itu harus melaksanakan hak politik.

“Tentang siapa yang mau dipilih apalagi nanti Calon Presiden atau wakil presiden kembali ke istikharah masing masing, itu tanggal 17 minta masukan juga pada yang paham sehingga yang dipilih itu yang diijinkan oleh Allah, jangan sampai menghancurkan hubungan guru dengan muridnya, orang tua, saudara atau siapapun, sekali pun yang kita pilih mudah mudahan yang terbaik bagi Allah,” Tandasnya.

Reporter/Editor : Bambang Supriyadi