You are currently viewing Meski Sempat Ditampar, Relawan Dozer Kota Bogor Berjiwa Besar

Meski Sempat Ditampar, Relawan Dozer Kota Bogor Berjiwa Besar

wartapakwan.co.id, BOGOR – Cobaan kembali dialami relawan Dozer Kota Bogor. Jika sebelumnya ada anak relawan yang diduga dikeluarkan dari pengajiannya, kali ini seorang relawan Dozer, Yayan Siti Nurjanah, mengalami perlakuan tidak menyenangkan.

Menurut pengakuan Yayah, kejadian berawal ketika dirinya hendak mengambil data hasil survey, Rabu (20/3/2019) sore sekira pukul 16:00 di sekitar Jalan Bambu Ori, Yasmin, Bogor Barat.

“Saya udah minta baik-baik. Tapi data saya ditahan. Padahal, kalaupun saya dilarang survey di lokasi itu, nggak apa-apa. Yang ada, saya malah dimarahin, ditunjuk-tunjuk dan ditampar,” ujarnya.

Karena itulah, Yayah langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Bogor Barat, sekira pukul 17.00 WIB. Di Polsek Bogor Barat, Yayah didampingi Kordinator Wilayah (korwil) Dozer Kota Bogor, Bagus Harianto.

Kepada awak media, Bagus mengatakan sebagai Korwil Dozer Kota Bogor dirinya akan mendampingi anggotanya.

“Saya dampingi Ibu Yayan lapor. Namun, dalam perkembangannya pihak yang melakukan penamparan kepada ibu Yayan memperlihatkan itikad baik. Dia juga hadir ke Polsek dan menyampaikan permohonan maaf,” ujar Bagus.

Menurut Bagus, dirinya sebagai Korwil Dozer Kota Bogor, dan Ibu Yayan sebagai korban juga menerima permohonan maaf tersebut. Karena Dozer bergerak di lapangan dengan santun, merangkul warga dengan menyampaikan fakta-fakta raihan prestasi dan hasil kerja Capres 01 Joko Widodo.

“Ada Surat Pernyataan Bersama, dimana pihak kesatu Nurlela Setiadi sebagai pihak yang melakukan penamparan, dan pihak kedua, yaitu Yayan Siti Nurjanah sebagai korban yang ditampar, sepakat untuk berdamai, saling memberi dan menerima maaf. Jadi, masalah ini tuntas sampai di Polsek,” jelas Bagus.(*)