MEMBANGUNKAN RAKSASA TIDUR PENYIAPAN SDM MILENIAL

Publikasi

 

Kehidupan adalah sebuah siklus hubungan sebab akibat. Berbuat baik, saling berbagi dalam kebersamaan, menjalin sebuah hubungan yang positif itu pilihannya. Siapa yang menanam padi pasti akan tumbuh padi, siapa yang nenanam jagung pasti akan tumbuh jagung. Sebuah kebersamaan tidak bisa dipaksakan. Meskipun ada hubungan timbal balik, seperti sebuah simbiosis tapi atas dasar kerelaan.

Karena dalam menjalin sebuah hubungan sosial kita harus belajar bagaimana pentingnya saling memahami, mau mendengar, mau berbagi dan mau untuk peduli. Karena dengan begitu kita akan bisa memaknai sebuah kebersamaan.

Begitu juga dalam dunia kerja, ketika ada permasalahan dalam tim dan semua tim bersinergi untuk memecahkan masalah tersebut, maka semua masalah akan dapat terselesaikan, namun jika dalam dunia kerja terjadi individualisme, terkotak-kotak, maka akan sulit untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

Kementrian Pertanian semakin gencar dengan program-program untuk mensinergikan serta meningkatkan pembangunan pertanian di Indonesia, salah satunya Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ingin mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk mewujudkannya diperlukan sinergi yang baik antar pemerintah baik pusat dan daerah.

Kostratani merupakan salah satu upaya membangun pertanian yang maju mandiri modern, sebagai upaya optimalisasi fungsi BPP di tingkat kecamatan berbasis IT dengan Penyuluh sebagai ujung tombaknya,” ujar Dedi Nursyamsi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP)

Indonesia, suatu kemustahilan akan kekurangan bahan pangan. Di segala pelosok, terdapat tanaman pangan yang tumbuh subur. Masyarakat kita sangat bijaksana dan memiliki pengetahuan yang tinggi dalam memanfaatkan alam untuk kehidupan, menjaga kesuburan tanah, dan kelestarian lingkungan. Keberadaan Kostratani diharapkan menjadi penghubung untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya peluang serta potensi usaha disektor pertanian, selain itu keberadaan kostratani akan mampu melahirkan sumberdaya manusia yang mandiri, modern, dan berdayasaing. Menggeser petani yang telah berusia lanjut dan kurang menguasai perkembangan teknologi saat.

Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Dr. Wasis Sarjono, S.Pt, M.Si,
Mengatakan
Kita tetap harus siap dengan segala kemungkinan dan apapun yang terjadi. Ketika niat kita adalah sesuatu baik maka hasil akhirnya pun akan baik.
Seperti halnya sapu lidi, jika sapu lidi tersebut hanya berjumlah satu buah, kemudian kita gunakan untuk menyapu halaman, tentu perlu waktu yang cukup lama dan sangat sulit, namun ketika sapu lidi tersebut kita ikat dalam berjumlah yang banyak, hasilnya sudah pasti mampu membersihkan semua halaman denagan cepat.T2S/WH