You are currently viewing Mahasiswa Komunikasi Unida Gelar Diskusi Fotografi

Mahasiswa Komunikasi Unida Gelar Diskusi Fotografi

Kang Tjahyadi Ermawan bersama dosen fotografi Ali A Kusumadinata dan panitia.

Bogor, WP

Guna menambah ilmu pengetahuan seputar fotografi, sebanyak 103 peserta umum dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, dari Program Studi Administrasi Negara, dan Sains Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Djuanda Bogor mengikuti Seminar The World Of Photography dengan bingkai “Cerita Dibalik Lensa” yang digelar di Aula Gedung C, SMK Amaliah, Kamis (7/6).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program sekaligus tugas dari dosen Ilmu Fotografi, dengan tujuan agar mahasiswa mempunyai bekal seputar ilmu komunikasi khususnya fotografi. “Ini gagasan dari dosen dari mata kuliah fotografi kemudian digarap oleh mahasiswa Unida,”ungkap Ketua Pelaksana Rio Nova Arianto.

Setelah diadakannya kegiatan ini seluruh peserta diharapkan lebih memahami dunia fotografi. “semoga kami bisa mengaplikasikan ilmu fotografi di kampus maupun di luar kampus agar bisa berkontribusi ke masyarakat,”harapnya.

Turut hadir sebagai narasumber CEO Wartapakwan, Tjahyadi Ermawan yang juga Wapemred Jurnal Bogor dan dosen fotografi Ali A Kusumadinata . Keduanya berbagi pengalaman dan pemahaman seputar dunia fotografi.

“Menjadi seorang fotographer ada kode etik yang tidak boleh dilanggar, selain itu, hal yang perlu diperhatikan, harus mempersiapkan peralatan sebelum turun ke lapangan. Harus well prepared. Semuanya termasuk baterai dan memori, karena itu sangat penting,”paparnya saat memberikan materi.

Kemudian, salah satu mahasiswa Unida Kenken Norgy, mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat bagus sekali, selain untuk menambah ilmu seputar fotografi kami sebagai mahasiswa ilmu komunikasi menjadi lebih tahu cerita apa saja yang ada dibalik sebuah karya foto. “Ternyata untuk menghasilkan karya foto yang baik, ada etika-etika yang harus dipatuhi,”ungkap Kenken.

Dengan demikian kami lebih tahu bagaimana cara kami untuk menghasilkan sebuah foto terutama untuk foto jurnalistik. “Ini menjadi motivasi untuk kami yang suka dunia fotografi,”tutupnya. WP3