Kloter 02 Sebanyak 402 Jamaah Calon Haji Asal Cianjur Resmi diberangkatkan

Nasional

Kloter 02 Sebanyak 402 Jamaah Calon Haji Asal Cianjur Resmi diberangkatkan.

 

Wartapakwan.co.id,CIANJUR – Sebanyak 402 Calon Jamaah Haji asal Kabupaten Cianjur, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 02 (Dua), telah dilepas secara resmi oleh Plt Bupati Cianjur dan diberangkatkan menggunakan 10 bis dari Asrama Haji Kemenag Cianjur menuju Embarkasih Haji Bekasi, Jawabarat.

“Kloter 02 asal Cianjur berjumlah 404 calon jamaah haji, namun yang berangkat 402 karena dua orang gagal berangkat. Satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi sakit. Rombongan ini didampingi 6 orang Petugas Haji. Sebelum diterbangkan dari Bandara Sukarno Hatta menuju Arab Saudi, Rombongan ditransitkan dulu di Embarkasih Bekasi,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementrian Agama Kabupaten Cianjur, H. Tavip Supriyadi, saat ditemui Wartawan, Sabtu (06/07/2019)

Tavip mengatakan untuk musim Haji tahun 2019 ini, Kabupaten Cianjur mendapat kuota sebanyak 1.366 orang. Kuota sebanyak itu dibagi menjadi 4 kloter.

“Empat kloter masing-masing kloter 02 sebanyak 404 orang, kloter 34 sebanyak 404 orang, kloter 71 sebanyak 154 orang, dan kloter 72 sebanyak 404 orang,” kata Tavip.

Tavip mengatakan, untuk pemberangkatan kloter Dua Kabupaten Cianjur ini, rute yang ditempuh menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi melalui jalur Cikalong, Cariu, Jonggol, Cilengsi, Cibubur hingga bekasi.

“Soalnya Sabtu jalur Puncak ditutup karena satu arah,” kata Tavip

Tavip menambahkan, untuk mengganti calon jamaah haji yang gagal berangkat, pihaknya sudah menyiapkan pengganti calon jamaah haji yang masuk list urutan berikutnya.

“Sudah didata untuk pengganti, tapi masuk ke kloter lain. Kloter ini yang berangkat tetap 402 orang,” tutur Tavip.

Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengatakan, meskipun dialihkan ke jalur Jonggol, dipastikan jamaah haji cianjur akan tetap waktu tiba ke Embarkasih Bekasi.

Herman berharap di tahun berikutnya tidak terjadi pengalihan jalur meskipun pemberangkatan dilakukan saat akhir pekan. Terlebih setelah Presiden Joko Widodo merealisasikan janjinya untuk membangun jalan tol dengan pintu tolnya di Cianjur.

“Semoga nanti bisa lancar tanpa harus khawatir terkendala macet kalau sudah ada jalan tol atau jalur alternatif lainnya yang lebih cepat dibandingkan harus melalui Jonggol atau Sukabumi,” kata Herman.

Sementara itu, Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito, mengatakan, pemberangkatan Jamaah yang dilakukan saat akhir pekan membuat rombongan tidak bisa melintas jalur puncak untuk sampai ke Embarkasi Haji Bekasi. Sebab terjadi kemacetan dan diterapkan rekayasa lalulintas satu arah.

“Makanya dialihkan ke jalur Jonggol supaya tidak tersendat oleh kemacetan dan rekayasa jalur tersebut,” kata Warsito.

Selain itu, pihaknya sudah menyiapkan petugas Polisi Lalulintas (Polantas) di setiap titik jalan yang akan dilalui rombongan. Hal itu guna mengurai kemacetan dan memperlancar pemberangkatan dan satu unit mobil patwal pun turut mengiringi pemberangkatan hingga tiba di Bekasi.

“Guna memperlancar di perjalanan, kita sudah siapkan satu mobil patwal hingga Bekasi dan anggota Polantas yang siaga mengatur jalur agar iring-iringan tidak lama di jalan,” pungkas Warsito. (Denni Krisman)