Kepala DKPP Cianjur Terjunkan Puluhan Petugas Periksa Kelayakan dan Kesehatan Hewan Kurban

Pemerintahan

Foto: Sekretaris Dinas (Sekdis) DKPP Ir. Afif Darmawan,. Kepala Dinas (Kadis) Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Cianjur (perempuan), Dr. Ir. Parwinia, MM.,Kepala Bidang (Kabid)  Produksi Peternakan A. Dadang Kusmayadi, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan Agung Riyanto,. Memperlihatkan tanda label SEHAT untuk hewan kurban yang telah diperiksa oleh petugas.

 

Wartapakwan.co.id,CIANJUR – Menjelang perayaan hari raya Idul Adha 1440 H/2019 M, Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Parwinia, mengukuhkan dan mengalungkan tanda pengenal khusus secara simbolis kepada salah satu pegawai yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Pemeriksa Hewan Kurban, bertempat di halaman kantor DKPP, Jl. Pangeran Hidayatulloh, Sawah Gede, Cianjur, Senin (28/07/2019).

“Sedikitnya 50 orang petugas diterjunkan dan bertugas untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban. Mereka akan bekerja secara mobile ke setiap depot penjualan hewan di Cianjur. Petugas itu merupakan para dokter hewan dan petugas penyuluh yang bertugas di setiap pusat kesehatan hewan (Puskeswan) yang ada di Cianjur, “kata Parwinia, kepada wartawan, usai melaksanakan apel siaga petugas hewan kurban.

Pelaksanaan Kegiatan pemeriksaan hewan kurban di wilayah Cianjur, kata Parwinia, akan berlangsung mulai 29 Juli hingga 13 Agustus mendatang.

Parwinia mengatakan, sejumlah hewan kurban di Cianjur masih mendapat pasokan dari luar kota sehingga diperlukan pengawasan dalam distribusinya. Dimana setiap hewan kurban wajib dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal.

“Selain harus dalam kondisi sehat, hewan kurban yang dijual juga harus memenuhi syarat kurban. Hewan-hewan kurban yang telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas akan diberikan tanda label sehat dari dinas,” jelasnya.

Selain itu, kata Parwinia, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan dinas perdagangan dan satpol PP Kabupaten Cianjur untuk memastikan tidak ada penjual hewan kurban yang berjualan di sepanjang jalan protokol.

“Penjualan hewan kurban akan di pusatkan di pasar hewan agar mudah dalam pengawasan dan pemeriksaannya. Dinas perdagangan dan Satpol PP akan memberikan tindakan bagi penjual hewan kurban musiman yang banyak berjualan di sepanjang jalan protokol,” pungkasnya. (Denni Krisman).