You are currently viewing Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Launching Gedung Technopark SMKN 3 Kota Bogor

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Launching Gedung Technopark SMKN 3 Kota Bogor

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi, Menggunting Pita Saat Launching Gedung Technopark SMKN 3 Bogor, Kamis (13/12).

wartapakwan.co.id, BOGOR UTARA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi hadiri launching gedung technopark SMK Negeri 3 di Jalan Raya Pajajaran No.84, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (13/12).

Dalam kesempatan itu hadir Dadang Ruhiyat KCD Pendidikan wilayah II Kota Bogor dan Depok, Syahlan Rasyidi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Jana Sugiana Kepala Kantor Dinas pendidikan Kota Bogor, Yuno A Ketua PHRI Kota Bogor, Eka Gartika Ketua IHGMA Kota Bogor, Chef Samin ketua ICA, Uzi Fauziah Kepala Pengawas SMKN 3 Bogor serta perwakilan sekolah lainnya.

Menurutnya, Technopark ini harus menjadi sarana untuk meningkatkan dan mengembangkan teknologi, agar para guru dan peserta didik kreatif mengikuti tuntutan zaman.

“Technopark itu adalah hasil berbagai teknologi khususnya dari SMK 3 kemudian dipromosikan sehingga ini bisa juga tempat wisata. Jadi produk-produknya dipajangkan bahkan nanti bisa menjadi monumental,” paparnya pada wartapakwan.co.id

Dengan adanya program technopark para peserta didik dapat berbisnis secara online dan bisa mengembangkan e-commerce bahkan dengan menggunakan digital tersebut bisa lebih efisien serta dapat mudah membuka jaringan.

“Saya kira inilah yang harus dimiliki anak-anak muda sekarang harus ikut masuk dalam teknologi kekinian, bahwa semua teknologi harus berbasis IT,”

Revolusi industri di 4.0, lanjut ahmad, sehingga semua dapat terkoneksi, semua menggunakan cyber big data maka dari itu anak-anak muda sekarang termasuk pendidikan menggunakan instrumen tersebut, jika tidak semuanya akan tertinggal sehingga para peserta didik tidak bisa bersaing dan untuk kolaborasi harus menggunakan bahasa dan teknologi yang dipahami di era millenial.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 3, Uus Sukmara mengatakan Program Technopark di SMK dicanangkan sebagai pusat dari beberapa ‘Teaching Factory’ di SMK yg menghubungkan dunia pendidikan (SMK) dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri/Instansi yg relevan untuk bekerjasama dengan ‘Teaching Factory’ yg ada di SMK.

“Hanya bisa mengingatkan kepada para murid saya, saya anggap ini murid anak saya, saya berpesan harus bisa meraih sukses dalam ujian nasional serta harus semangat dalam sekolah,” tandasnya
(Erik/wartapakwan.co.id)