Kementan Terapkan WFH

KEMENTAN TERAPKAN WFH, INI STRATEGI JITU TETAP PRODUKTIF KERJA DI RUMAH

Publikasi

Ciawi Bogor – PPMKP : Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu menekankan agar pegawai Kementan selalu menjaga kesehatan terutama disaat wabah virus Covid 19 ini.
“ Yang penting kalian pada sehat ya, jangan sakit. Jaga kesehatan kalian,” ujar Mentan.
Sejalan dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menekankan untuk menyikapi secara proporsional kondisi Covid 19.
“Kita harus menyikapi secara proporsional, artinya tidak boleh panik tapi tidak pula menganggap enteng,” kata Dedi Nursyamsi
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP dihimbau melakukan antisipasi dini yakni dengan menyediakan hand sanitizer di titik-titik kritis penyebaran virus Corona seperti mesin absensi. Menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan sesudah melakukan absensi finger scan, yang juga harus selalu dibersihkan empat kali dalam sehari, sebelum dan sesudah absensi kedatangan maupun sebelum dan sesudah melakukan absensi pulang kerja. Selain itu Kementan pun memberlakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk pegawainya
Penerapan WFH bukan tanpa masalah bagi pegawai. Perkiraan bekerja di rumah akan lebih banyak memiliki waktu dan lebih santai pada kenyataannya tidaklah demikian. Mengelola waktu bekerja di kantor ternyata cukup berbeda jika dibandingkan dengan bekerja dari rumah. Gangguan dan tanggung jawab lain mengalihkan perhatian Anda dari pekerjaan. Benturan waktu menyelesaikan pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah tak jarang membuat bingung.
Bagaimana agar tetap produktif dan bisa memisahkan waktu antara pekerjaan kantor dan pekerjaan rumah? Puri Ayu Lestari Psykolog Calon Assesor SDM Aparatur Kementan menuturkan buatlah prioritas dari banyaknya tugas WFH yang harus diselesaikan. Menentukan prioritas adalah hal penting yang harus dilakukan ketika ingin memperbaiki manajemen waktu dalam bekerja. Diskusikan aktivitas yang menjadi prioritas untuk didahulukan kepentingannya Kegiatan ini bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan rumah sekaligus urusan rumah tangga.
“ Kerjakan satu persatu sesuai urutan prioritas, “ ungkapnya.
Puri juga menyarankan untuk membuat target dan jadwal harian agar aktivitas tetap terarah dan tidak membosankan, kemudian Jika diperlukan, lakukan diskusi dengan anggota keluarga mengenai hal-hal yang akan dilakukan di rumah, baik secara bersama-sama maupun tugas individual masing-masing anggota keluarga.
“ Misalnya ada waktu tertentu dimana orang tua harus menyelesaikan pekerjaan kantor. Pisahkan pula waktu dimana anak (misalnya) harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kemudian atur waktu untuk bisa melakukan aktivitas bersama-sama, “ tuturnya.
Cara mengatur waktu dengan baik membutuhkan poin-poin yang tepat pula. Anda dapat menggunakan beberapa cara yang disarankan karena melakukan sesuatu yang telah Anda rencanakan sebelumnya akan sangat bermanfaat dan mengarah ke kehidupan yang lebih bahagia dan produktif selama WFH.(RG/PPMKP)