You are currently viewing Kadisparbud, Syahlan Rasyidi : Sumur Tujuh Masuk Kawasan Cagar Budaya

Kadisparbud, Syahlan Rasyidi : Sumur Tujuh Masuk Kawasan Cagar Budaya

  • Post author:
  • Post category:Featured

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud), Syahlan Rasidi Saat Meninjau Lokasi Cagar Budaya Sumur 7.

wartapakwan.co.id, BOGOR SELATAN –
Keberadaan situs cagar budaya sumur 7 yang terletak di kawasan RT04/RW05, Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendadak menjadi perhatian warga setempat dan para budayawan karena dugaan proyek pembangunan.

Menurut pengakuan sejarawan Kota Bogor, Iman Sobari, cagar budaya sumur 7 dahulu merupakan tempat ngabungbang atau semedi presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dan sebagai tempat mandi ratu Padjajaran.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata (Disparbud) Kota Bogor, Syahlan Rasyidi  mengatakan bahwa sumur tersebut jika dilihat dari usianya masuk kedalam cagar budaya.

Pengerukan Tanah di Lokasi Cagar Budaya Sumur 7

Terkait hal itu, Sutisna Ketua RW05, mengetahui lahan tersebut terdapat situs bersejarah sumur 7, namun ia tidak mengetahui adanya pengerjaan pembangunan yang isunya akan di buat ruko dan perumahan.

“Terkait masalah bangunan itu terus terang saya selaku pimpinan wilayah ketua RW merasa tidak pernah diminta terkait izin lingkungan dan sebagainya, karena kita tahu bahwa izin lingkungan itu adalah syarat mendirikan bangunan,”

Untuk memastikan legalitas perizinan pembangunan di area Sumur 7 itu Pemerintah Kota (pemkot) Bogor pun memanggil pihak pengembang dan pemilik tanah.

Dari hasil pertemuan dengan pihak pengembang atau pemilik lahan mengaku belum memiliki tujuan untuk mendirikan bangunan di kawasan yang disebut melainkan hanya meratakan saja.

“Menurut pemilik tanah atas nama Abdul Rahman, lahan tersebut tidak akan dibuat apa-apa melainkan hanya diratakan saja,” tuturnya Syahlan saat dihubungi via whatsapp, Selasa (11/12).
(Erik/wartapakwan.co.id)