You are currently viewing HMI Komisariat Pakuan Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM dan Perkuat Rupiah

HMI Komisariat Pakuan Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM dan Perkuat Rupiah

Aksi demo aktivis HMI Komisariat Pakuan. Foto: Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

Wartapakwan.co.id, BOGOR – puluhan mahasiswa Universitas Pakuan yang tergabung dalam Himpunan mahasiswa Islam Komisariat Pakuan menggelar aksi demonstrasi terkait penaikan harga BBM, nilai tukar dolar terhadap rupiah,perekonomian dan penegakan supermasi Hukum di depan pintu 3 Istana kepresidenan, Kota Bogor, Senin (15/10).

Saat ditemui dilapangan Kordinator aksi Hardi Anwar menjelaskan ketiga tuntutan ini merupakan faktor fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“pemerintah menaikan harga BBM akan merugikan masyarakat, terutama masyarakat kalangan bawah atau yang tidak mampu.” Ujarnya Hardi kepada media

Hardi menambahkan dengan naiknya harga BBM tersebut nantinya dapat berefek kepada kenaikan harga kebutuhan-kebutuhan di kalangan Masyarakat seperti sembako dan bahan pokok lainya.

Selain kenaikan BBM Demonstrsai HMI juga menegaskan dan menuntut pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi, dan perkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar. Serta perkuat dan tegakan supremasi hukum.

“Sebagai pengontrol kebijakan pemerintahan, sudah sepatutnya mahasiswa mengingatkan pemerintah untuk tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat.” lanjut Hardi.

Hardi berharap pemerintah dapat mengatasi permasalahan yang di suarakan oleh teman-teman Himpunan Mahasiswa Islam.

“Harapan kami terhadap perintah agar dapat mengatasi permasalahan-permasahan yang telah di sampaikan yakni tiga tuntutan tadi, sehingga dapat terwujud masyarakat Adil Makmur yang di ridhai Allah Swt.” Pungkas Hardi. (wartapakwan.co.id/ irex)