HIPPAP Nusantara Gelar Kontes Ayam Pelung “Anang Sungkawa” Cup-1/2019

Travel Guide

 

Cianjur. Wartapakwan.co.id – Sebanyak 500 peserta dari berbagai daerah dan luar wilayah provinsi jawa barat mengikuti Kontes Ayam Pelung “Anang Sungkawa Cup -1” tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Himpunan Penggemar dan Peternak Ayam Pelung (HIPPAP) Nusantara/Cianjur bertempat di kawasan komplek BLK, Jl. Binawan utama no. 01. Cianjur, Sabtu (30/03/2019) siang.

“kita ingin budaya ayam pelung tetap dipelihara untuk dikembangkan, kita tidak ingin Budaya Cianjur ini diklaim orang lain atau budaya ayam pelung hanya patungnya saja tapi ingin betul-betula bahwa ayam pelungnya ada, untuk menanggapi hal tersebut salah satu caranya dengan mengadakan kontes ini,” kata ketua pelaksana kegiatan Asep Guntur Rahayu saat ditemui wartawan.

Kata Asep, salah satu tujuan dilaksanakannya kontes ini yakni untuk Merawat dan melestarikan ayam pelung sebagai budaya Cianjur, agar Budaya yang selama ini tumbuh dari Kota Cianjur bisa lebih dikembangkan.

Selain itu, Kontes Ayam Pelung ini, kata Asep dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, karena ayam ini mudah dipelihara oleh siapa pun.

“Ini bisa meningkatkan perekonomian Masyarakat, selain mudah dipelihara jika Ayam ini ikut kontes dan menjadi juara maka Harganya pun akan meningkat,” paparnya.

Ia juga menambahkan, Kontes ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai macam Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Para peserta juga ada yang dari luar Provinsi Jawa Barat, Seperti Pekalongan, Lumajang Bahkan Perwakilan dari Lampung juga ada,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Jawa Barat HIPPAP Nusantara Hendra Gunawan mengatakan, untuk melestarikan Ayam Pelung Cianjur ini, pihaknya mengintruksikan agar Seluruh DPD HIPPAP agar membuat kelompok tani gunanya untuk pemurnian Ayam Pelung.

“Saat ini kami mengintruksikan kepada Seluruh DPD untuk pemurnian ayam pelung. Jadi mereka beternak dikampung mempertahankan genetik ayam pelung dan menyabarkan untuk mempertahankan pemurnian Ayam Pelung itu,” tuturnya.

Pria yang juga Akrab di sapa Gopar ini menjelaskan, Jenis Ayam ini disebut Ayam Pelung karena dengan suaranya yang melengkung, bahkan dari berbagai Kriteria jenis suaranya Berbeda-beda.

“Ayam ini juga ada berbagai kriteria angkatan, pertama Angkatan Pupudur, angkatan inilah yang paling banyak dicari karena ciri khasnya belum kembali, setelah itu ada angkatan Pupuril dan Pupulur, angkatan inilah yang sering diikutkan untuk kontes,” jelasnya. (Denni krisman).