You are currently viewing Heri Suliyanto Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Lingkup PPMKP

Heri Suliyanto Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Lingkup PPMKP

Ciawi Boogor – PPMKP : Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Heri Suliyanto pagi ini, Selasa (1/10) bertindak selaku Pembina Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila lingkup PPMKP di Lapangan Asrama Surya.
Upacara berlangsung khidmat diikuti seluruh pegawai terdiri dari Pejabat Pengawas, Administrator, staff, Fungsional Khusus dan peserta Pelatihan Kepemimpinan (Latpim) Tk. IV Angkatan 21 Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) dan Peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Golongan II Angkatan 1, 2, 3, 4 Lingkup Kementan Salah satu agenda dalam upacara tersebut pembacaan ikrar oleh Pembina Upacara.
Ditemui usai upacara Heri menyampaikan dalam menjalankan tugas selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) nilai – nilai Pancasila harus terus dijadikan indikator dalam setiap pelaksanaan tugas baik bersifat formal maupun non formal.

“ Kita perlu selalu berusaha mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam tugas – tugas sebagai ASN, memahami meresapi dan mengamalkan butir – butir dan nilai – nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila, “ ujarnya.

Hari Kesaktian Pancasila erat hubungannya dengan peristiwa Gerakan 30 September oleh PKI yang dikenal dengan G30S/PKI. Dimasa itu Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dipimpin DN Aidit menculik dan membantai hingga tewas enam jenderal dan satu kapten sebagai upaya kudeta terhadap pemerintahan Presiden Soekarno.
Namun, gejolak tersebut berhasil diredam militer Indonesia. Pada 1 Oktober 1965. Para korban pembantaian PKI berhasil ditemukan dikubur dalam sebuah sumur di Lubang Buaya. Tanggal 1 Oktober momen bersejarah bagi bangsa Indonesia dan ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila karena Pancasila dianggap sebagai dasar negara yang sakti.
Berikut ikrar yang dibacakan Kepala Pusat selaku Pembina Upacara :

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya :
Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara.
Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai – nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka dihadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai – nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan , menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (RG/PPMKP)