You are currently viewing Gelar Pelatihan Pemberantasan Narkoba, BNN Libatkan Lima Negara

Gelar Pelatihan Pemberantasan Narkoba, BNN Libatkan Lima Negara

Sejumlah peserta pelatihan penegak hukum internasional dengan tajuk ‘Diklat Interdiksi Terpadu’ di Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNN, Senin (25/02). Foto|Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

wartapakwan.co.id, LIDO – Upaya memberantas peredaran narkoba antar negara, Badan Narkotika Nasional (BNN) gelar pelatihan bagi penegak hukum internasional dengan tajuk ‘Diklat Interdiksi Terpadu’ di Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNN, Jalan HR Edi Sukma, Lido, Kabupaten Bogor, Senin (25/02).

Kepala BNN, Heru Winarko, mengatakan pelatihan ini berlangsung selama sembilan hari dan dilakukan untuk menjadi ajang bertukar pikiran antar penegak hukum.

Foto|Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

“Kita disini kerja sama saling tukar informasi tukar pengalaman ada juga instruktur dari UNODC,” ungkap Heru di lokasi.

Menurutnya, diklat ini melibatkan instruktur antara lain Kepala BNN; Deputi Pemberantasan BNN, Dirjen Bea Cukai, Diren Imigrasi, Direktur Interdiksi BNN, Direktur Intelijen BNN, Direktur TPPU BNN, Kepala Balai Laboratorium BNN, Australian Border Force (ABF), Australian Federal Police (AFP), dan United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC).

“Pelatihan ini diikuti oleh lima negara diantaranya  Laos, Fiji, Sri Lanka, Filipina dan Timor Leste.),” paparnya.

Foto|Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

Beberapa perwakilan Kementerian dan Lembaga terkait turut menjadi peserta. Di antaranya Bea Cukai, Imigrasi, BAKAMLA (Badan Keamanan Laut), Polri serta Kejaksaan Agung.

Ia berharap, selama kegiatan berlangsung dapat menjadi kesatuan untuk memberantas dan mencegah narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh personil dari Deputi Bidang Pemberantasan BNN serta personel BNNP yang wilayahnya masuk ke dalam peta daerah rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Materi yang akan disampaikan kepada peserta meliputi Situasi dan Tantangan Narkotika di Indonesia (Drug Situation), Kebijakan Nasional di Bidang Pemberantasan, Strategi Kebijakan Interdiksi Terpadu &  Teknik Penyelidikan berbasis IT dan Analisis Intelijen, Operasi Interdiksi Terpadu, NPS, Hand Writing Analysis in Dishonesty , shooting lesson dan pelatihan teknik intelegent lainnya.

“Rencananya para peserta diklat akan diajak untuk mengunjungi Pangkalan Patroli Laut Bea Cukai di Tanjung Priok, Kunjungan ke CCP Room di KPU Bea Cukai Tanjung Priok, serta kunjungan ke Kantor Pusat Bea Cukai Rawamangun-PAU Center,”

Diklat Interdiksi Terpadu tersebut dilaksanakan dengan maksud untuk meningkatkan pertahanan di wilayah perbatasan dari upaya penyelundupan narkoba baik di perbatasan darat maupun laut.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi