Gelar Editor Meeting di Bogor, AJI Bandung Berharap Media Cover Both Side dalam Sajikan Berita

Nasional

 

Bogor, wartapakwan.co.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung menggelar diskusi dengan mengusung tema ‘Editor Meeting Dinamika Kebijakan Industri Hasil Tembakau’ di Kota Bogor, Sabtu (21/9). Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut menggandeng sejumlah komunitas dan juga tobacco expert disamping para editor dari media cetak dan media online dari wilayah Bandung, Sukabumi, dan Bogor.

Menurut Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung, Ari Syahril Ramadhan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong rekan-rekan media khususnya di Bogor agar ketika membuat karya jurnalistiknya tetap mengedepankan  cover both side.

“Jadi ketika menulis berita jangan melakukan riset tunggal, misalkan terkait isu rokok jangan hanya mencari informasi dari pemerintah atau dari kalangan anti rokok saja, akan tetapi juga memberikan ruang-ruang, misalkan pada petani tembakau,” papar Ari kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Kami, sambung Ari, Aliansi Jurnalis Independen sendiri rutin dalam menggelar editor meeting, dan  hal ini bukan hanya di isu-isu tembakau saja akan tetapi dalam gerakan sipil lainnya juga sama ketika ada isu RUU-KPK dan lain-lain, kami berusaha mendorong rekan – rekan media tidak hanya memakai narasi dari kepolisian atau dari pemerintah saja tetapi juga mendorong pihak-pihak lain seperti masyarakat sipil atau akademisi lainnya.

“Kenapa kita selenggarakan di Bogor? karena kebetulan memang kita keliling dan punya jaringan wartawan di beberapa daerah di Jawa Barat. Dan untuk di Bogor ini dibantu sama temen-temen dari Jaringan wartawan Bogor (JAWAB) dan di Sukabumi juga ada Sukabumi Jurnalis Forum,” tuturnya. Ia mengakui setelah kegiatan di Bogor pihaknya akan berkeliling ke wilayah Sukabumi dan Cirebon dan tentunya dengan isu berbeda. (cay)