You are currently viewing Dua Rumah Warga Pamijahan Rusak dihempas Angin Puting Beliung

Dua Rumah Warga Pamijahan Rusak dihempas Angin Puting Beliung

Tampak rumah salah satu warga yang terdampak angin puting beliung.

wartapakwan.co.id, BOGOR BARAT – Angin puting beliung di wilayah Bogor kembali hempas rumah warga. Kali ini dua rumah warga di Kampung Parakan Sagu, RT 03, RW 08, Desa Gunung Pucung, Kecamatan Pamijahan bagian atap rumah rusak akibat kena hempasan angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (27/12) pukul 14.00 WIB.

“Kejadian jam dua siang. Saat itu angin muter dari atas gunung salak turun ke bawah muter merusak rumah adik saya bernama Daman. Lalu ke rumah saya masuk ke dalam di dalam angin muter sekitar 15 menit merusak bagian atas rumah saya terus ilang angin itu,”kata Korban yang rumahnya rusak, Sopian Efendi kepada wartapakwan.co.id.

Sopian yang juga merupakan Amil di Desa Gunung Picung mengatakan, saat angin mulai turun dari atas hingga menghancurkan rumahnya, Istri dan anaknya langsung lari ke luar rumah.

“Beruntung anak dan istri saya langsung ke luar jadi selamat. Tapi ada luka ringan yang terjadi sama anak saya ke asbes bagian kepalanya”tutur Sopian.

Sopian juga menceritakan kejadian angin besar bukan kali ini terjadi. Sebelumnya lima tahun silam angin besar pun telah merusak bagian depan rumahnya. Namun saat itu hanya angin besar bukan merupakan angin puting beliung.

“Dengan kejadian ini saya berharap pemerintah dapat membantu untuk perbaikan rumah saya yang rusak,”harapnya.

Sementara Korban lain yang rumahnya rusak, Daman yang tak jauh dari rumah Sopian mengatakan saat itu angin begitu cepat datang. Dia pun langsung berteriak ada angin besar.

“Dan saat saya dan keluarga ke luar angin besar itu menghempas rumah saya,”tuturnya.

Sementara Kasie Kedaruratan Bencana BPBD Kabupaten Bogor Firdaus mengatakan, dalam sambungan teleponnya anggota sudah meluncur ke lokasi dan hanya beberapa rumah yang rusak.

“Dari data awal dua rumah yang rusak. Anggota masih mendata. Saya juga menghimbau masyarakat tak usah panik. Untuk saat ini korban yang rumahnya rusak mengungsi ke rumah sanak saudaranya,”

“Dan untuk kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,”tutupnya.
(Irex/wartapakwan.co.id)