You are currently viewing Dewi Fortuna Jauhi Tim Sepakbola Kabupaten Bogor, Kalah Adu Penalti di Semifinal

Dewi Fortuna Jauhi Tim Sepakbola Kabupaten Bogor, Kalah Adu Penalti di Semifinal

Wartapakwan.co.id CIBINONG – Laga semi final cabor sepakbola Porda XIII Jabar 2018 antara Kabupaten Bogor melawan Kabupaten Indramayu berakhir tragis.

Betapa tidak, laju skuad tuan rumah harus terhenti di semifinal usai dikalahkan Indramayu, 4-5 melalui adu penalti.

Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor Kamis, (11/10) menjadi saksi bisu atas tersingkirnya Laskar Tegar Beriman.

Di babak pertama, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Indramayu bermain dengan pemain terbaiknya. Sehingga, jual beli serangan pun tidak terelakan di babak pertama, hingga turun minum.

Di babak kedua, kualitas permainan Kabupaten Bogor meningkat. Yang berakibat pertahanan Kabupaten Indramayu terus di bayang-bayangi striker dari Kabupaten Bogor Nanda Azhar Irawan. Gol pun terjadi di babak kedua oleh Mikail Gobay, namun karna pelanggaran Hand ball, gol pun dianulir wasit Hadiyana.

Pertandingan berjalan seperti biasa, Kabupaten Bogor terus menekan Pertahanan Kabupaten Indramayu. Namun, tidak ada gol yang tercipta dari kedua kesebelasan.

Memasuki babak pertambahan waktu, Kabupaten Bogor bermain makin agresif. Dan Kabupaten Indramayu hanya bisa bertahan dan memanfaatkan serangan balik, menunggu pemain Kabupaten Bogor lengah. Sampai babak pertambahan waktu yang ke-dua pun, gol masih belum di cetak kedua kesebelasan.

Dalam pertandingan kali ini, adu penalti pun takterelakan, tendangan pertama di ambil oleh Kabupaten Bogor Nanda Azhar Irawan dan berbuah gol. Namun di tendangan selanjutnya Kabupaten Bogor melalui Sandi Pratama gagal memaksimalkan tendangannya karna berhasil di tepis kiper Indramayu Suryana.

“Permainan Kabupaten Bogor Bagus pisan, anak-anak terus di tekan pertahanannya, apa lagi di extra time, kita sangat khawatir karna ke agresifan pemain Kabupaten Bogor” tutur Yudhiantara pelatih Kabupaten Indramayu.

Sementara itu Pelatih Kabupaten Bogor Iskandar berkata bahwa, anak-anak terlalu menggebu gebu dalam pertandingan hari ini, dan keberuntungan tidak di pihak Kabupaten Bogor “beberapa kali didepan gawang engga gol gol, tiang lagi, tiang lagi. Tidak ada sama sekali faktor keberuntungan kali ini” ujar Iskandar.

Penurunan permainan pun dijelaskan Iskandar, menurutnya Kabupaten Bogor sedikit mengalami penurunan permainan dari Fase grup hingga semi final ini “ada perbedaan sedikit kali ini, anak anak menjadi lebih grogi, tidak percaya diri seperti pas lawan Kota Depok kemarin, mungkin karena keinginan menggebu ingin masuk final, jadi terbebani sendiri” imbuhnya.
(Gifar Rivana/wartapakwan.co.id)