You are currently viewing Cisadane Resik Vol. 9, Merawat Tradisi, Bakti Alam Lestari

Cisadane Resik Vol. 9, Merawat Tradisi, Bakti Alam Lestari

CIMANDE, wartapakwan.co.id – Beragam elemen warga ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ini terlihat dalam kegiatan Cisadane Resik Vol. 9, bertajuk Merawat Tradisi Bakti Alam Lestari yang berlangsung di Kawasan wisata berhawa sejuk, Desa Cimande, Kabupaten Bogor pada Minggu (28/11/2021).

“Seiring dengan waktu, aksi pendidikan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya penanganan sampah dan penanaman pohon semakin meningkat. Sejak Cisadane Resik Vol 1 yang hanya diikuti 15 orang, sekarang di Vol. 9 Alhamdulillah sudah diikuti lebih dari 800 orang dari 40 lembaga,” jelas Inisiator Cisadane Resik, Sutanandika kepada wartapakwan.co.id.

Kegiatan Cisadane Resik Vol.9 digelar oleh Pakwan Institute, Pejuang Waktu, Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande dan Lingkung Gunung Adventure Camp

 

Lanjut Sutanandika, Cisadane Resik Vol.9 adalah bentuk komitmen untuk membantu Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim, pemanasan global, penanganan sampah yang dibarengi nilai-nilai kearifan lokal Taleq Cimande dan pendekatan keagamaan. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, semoga di tahun 2022 mendatang aksi Cimande Resik Vol.10 bisa lebih massif lagi,” harap Sutanandika yang juga Direktur Pelaksana Pakwan Institute.

Sekira Pukul 09.30 WIB acara sudah dimulai peserta sudah dirapikan. Acara dimulai dengan pembacaan Asmaul Husna dan dilanjutkan dengan doa keselamatan kegiatan serta doa untuk para pahlawan, orang tua dan para pendahulu. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Aksi tanam pohon dari salah seorang peserta Cisadane Resik Vol. 9 tahun 2021. Foto: Pakwan Institute.

Terlihat para peserta yang didominasi anak-anak dan pemuda begitu khidmat menyanyikannya. Angin bertiup bersahabat setelah semalam cukup kencang bersama air hujan. Begitu pula ketika saat pembacaan Teks Pancsila, suara peserta memenuhi area lapangan Lingkung Gunung, menebarkan aroma kebangsaan yang pekat. Negeri ini ada ditangan generasi muda dengan nasionalisme yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Apel dilanjutkan dengan laporan ketua Pelaksana, Ferryansyah. Aktivis Pejuang waktu yang sedang menempuh ilmu di Jurusan Keperawatan dengan dukungan dana beasiswa Pancakarsa.

Sesepuh Cimande, Ki Didih dan Uwa Darma yang mengembangkan Pencak Silat Cimande di Bali. Foto-foto: Pakwan Institute.

Apel dilanjutkan dengan sambutan dari Sesepuh Cimande Ki Didih Supriadi yang mengulas esensi dari Taleq Cimande nomer 10 tentang menanam pohon dan menjaga kebersihan air. Dia berharap Cimande Day 1 yang dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan Cisadane Resik Vol. 9 bisa menjadi sebuah kegiatan yang berkelanjutan, berlatih bersama menepis isu-isu perpecahan sambil menjaga kelestarian alam. Komitmen terhadap pewarisan budaya tradisi serta komitmen terhadap kelestarian alam sudah ditunjukan dengan hadirnya 20 Perguruan Silat.

“Pertama, untuk menguatkan kembali silaturahmi antar Peguruan Silat Aliran Cimande. Kedua, untuk melaksanakan Taleq No. 10 “Mipit Kudu Amit, Ngala Kudu Menta” yang artinya memetik (bunga atau pucuk-pucukan) harus berijin dan memanen (buah dll) harus dengan restu (pemiliknya),” ujar Didih.

Menurutnya, apa yang bisa dipipit atau diala, jika kita tidak menanam. Maka dari itu, kita harus menanam seperti ucapan bijak para Tetua,” melak tangkal mah jang anak incu”. Sebab hari ini kita memetik kelapa atau buah-buahan , bambu dan pepohonan yang rata-rata ditanam oleh kakek buyutnya.

Peserta dari perguruan silat yang hadir dalam kegiatan ini Saung Pelestarian Penca Pusaka Cimande, Kitapak, Balad Cinta Budaya Cimande, Gerak Rasa Cimande, Bela Raga Cimande, Mata Cimande, Paninggal Cimande, Satya Bhineka, Pelestari Penca Silat Satria Cimande, Awi Wulung, Sakelid, Cakra Niskala, SIMHA TANTRA GEDE NITIS, Keluarga Besar Pajajaran Cimande, Gerak Dasar Cimande dan Cimande Bintang Lima.

Adapun peserta dari Komunitas PJSM, Pendaki Junior Sabtu Minggu, BurisatMX, BBR Wil. 3, Buhun Colony, Ambulance Hardimen, Mapella, Langlang Buana SMAN 1 Cigombong, Cigombong dan Sekitarnya, Para Pecinta Alam, Supermatic Family, GM Coporate, MTs Sunanulhuda dan Formacip.

Sementara dari dunia Pendidikan, hadir OSIS SMAN 1 Cijeruk, Pramuk SMAN 1 Cijeruk, Pramuka SMAN 1 Cigombong, BEM Universitas Nusa Bangsa, BEM STIMIK Muhamadiyah Jakarta, MAN 4 Bogor dan SMK NU Bogor. Dalam menggelar kegiatan ini, panitia di dukung sejumlah media partner, diantranya GNFI, WartaPakwan.co.id, Palapanews, Naratimes, Bahadur dan Lensa Nirmala. (tjahyadi ermawan)