You are currently viewing Cegah Wabah DBD, Karang Taruna Tunas Jambu Muda Laksanakan PSN

Cegah Wabah DBD, Karang Taruna Tunas Jambu Muda Laksanakan PSN

KOMPAK : Anggota Karang Taruna Tunas Jambu Muda tampak membawa tumpukan sampah. Foto|Bambang Supriyadi

wartapakwa.co.id, SUKARAJA – Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di beberapa wilayah Bogor dan sekitarnya, menjadi perhatian Karang Taruna Tunas Jambu Muda, Kampung Pasir Jambu RT5/3, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang berupa kerja bakti dengan cara membersihkan saluran air (drainase) yang tergenang, diikuti oleh puluhan anggota karang taruna serta dibantu warga sekitar, Minggu (3/02).

Pembina I Karang Taruna Tunas Jambu Muda, Dedi Sopandi mengatakan, kegiatan ini merupakan antisipasi wabah penyakit yang bersumber dari nyamuk aedes aegypti.

Foto|Sandika Fadilah/wartapakwan.co.id

 

“Penyakit DBD kan lagi tren di masyarakat, untuk itu kami dari karang taruna mengantisipasi timbulnya wabah DBD,” tuturnya.

Sementara, Ramdhan Aprialdi selaku pembina II menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan karang taruna Tunas Jambu Muda ini kali pertama dilakukan. Pasalnya baru organisasi tersebut baru terbentuk beberapa pekan lalu.

“Untuk kegiatan ini kami laksanakan perdana dan untuk agenda kedepannya kami berencana membuat kerajinan tangan, dan juga pembangunan sekretariat, tapi belum pasti kapan,” ujarnya.

Selain melaksanakan bersih-bersih, dirinya pun mengatakan kegiatan tersebut merupakan ajang mempererat antar anggota serta swadaya di wilayah tersebut.

Masih dilokasi yang sama, Ketua Karang Taruna Tunas Jambu Muda, Komarudin berharap kegiatan tersebut dapat berkesinambungan serta dapat membuat Karang Taruna kedepannya dapat lebih baik.

“Dilaksanakan kegiatan ini merupakan atas intruksi pemerintah, dimana kasus korban demam berdarah tengah menjadi perhatian masyarakat, sehingga kami dari Karang Taruna dan warga mengantisipasi agar tidak ada korban berikutnya,”

Ia pun menghimbau kepada warga sekitar tidak membuang sampah sembarangan.

Reporter : Bambang Supriyadi
Editor      : Bambang Supriyadi