BPPSDMP Gelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh di Aceh

Publikasi

Ciawi Bogor : Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) tahun 2021, yang rencananya dihelat 28 Juli – 1 Agustus 2021 menyedot animo petani dan penyuluh di Provinsi Aceh. Tidak hanya penyuluh ASN (PNS dan PPPK) tetapi juga penyuluh swadaya berbondong melakukan registrasi.

Mukhlis Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh menuturkan sudah 90,34% dari target 2.597 penyuluhnya mendaftarkan diri mengikuti pelatihan.

“ Kami bangga pada teman – teman penyuluh di provinsi Aceh yang sampai saat ini sudah 90 persen lebih penyuluhnya mendaftar. Setelah mendaftar, jangan lupa penyuluh yang ada di lapangan untuk merangkul, mengajak juga petani untuk mendaftar sehingga kuota yang diberikan pada kita terpenuhi, “ ujarnya, dalam forum Ngobrol Asyik Via Online (Brokoli) yang digelar Pusat Pelatihan manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Jum’at (23/07/2021).

Disaat pandemic, kata Mukhlis sangat sulit bisa bertemu langsung, karena berbagai keterbatasan. Untuk itu penyuluh dan petani dihimbau memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini. Iapun menyarankan agar penyuluh serius mendata dan mengajak petaninya mendaftar dan mengikuti pelatihan pada waktunya nanti. Materi tentang kesuburan tanah yang nantinya akan disampaikan sangat bermanfaat untuk diaplikasikan guna meningkatkan kesuburan tanah diwilayah aceh. Demikian pula dengan materi tentang KUR.

“ Seluruh anggaran difokuskan untuk kesehatan, adanya pelatihan ini sangat penting diikuti sebagai penambah wawasan. Terutama ASN PPPK yang baru diangkat,” ajaknya.

Mengusung tema Sukseskan Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh, Brokoli yang mendapatkan respon 942 peserta, ditutup Kepala PPMKP Yusral Tahir. Dalam sambutannya Yusral sangat mengapresiasi Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Aceh yang gencar mendorong penyuluh diwilayah tersebut untuk mengikuti pelatihan. Apresiasi juga disampaikan Yusral kepada para penyuluh serta petani milenial.

‘Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh’ menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo adalah langkah Kementerian Pertanian untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian guna mewujudkan pertanian Indonesia makin maju dan memiliki daya saing.

“SDM pertanian harus terus diasah agar semakin kapabel. Dengan diberikan pelatihan secara masif, hasilnya tentu semakin positif,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam.

Sementara itu Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa kesehatan petani harus dijaga, terutama di era pandemi COVID-19.

” Agar semuanya sehat secara umum, maka masyarakat harus mengutamakan konsumsi pangan lokal. Dengan begitu, petani Indonesia akan sejahtera. Produktivitasnya tinggi seiring peningkatan kompetensi SDM,” jelasnya.

Sebagai informasi Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh memiliki durasi waktu 10 jam per sesi dengan beragam materi dan Narasumber pada pelatihan ini diantaranya dari Widyaiswara.

Widyaiswara PPMKP Ciawi Bogor akan hadir pada gelombang 5 tanggal 30 Juli 2021 pukul 09.00 WIB dengan materi Pupuk Kompos, Pupuk Hayati, dan Pengenalan Kredit Usaha Rakyat (KUR).(Regi/PPMKP).

.