BAZNAS Cianjur Mulai Inventarisir Titik Rawan Gizi Untuk Salurkan Hewan Kurban

Nasional

Ketua Baznas Cianjur, Yosep Umar.

 

Wartapakwan.co.id, CIANJUR –
Dalam rangka mempersiapkan dan menyambut hari raya Idul Adha tahun 2019 mendatang, Badan Amal Zakat Nasional (BaZnas) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai menginventarisir titik rawan gizi guna mendistribusikan daging hewan kurban

“Menghadapi hari raya Idul Adha kami sudah melakukan inventarisir titik rawan gizi agar hewan kurban terdistribusi sesuai dengan penerima,” kata Ketua BAZNAS Cianjur, H Yosep Umar, saat ditemui wartawan, dikantor Baznas Cianjur, Selasa (02/07/2019).

Kata Yosef, wilayah yang menjadi titik rawan gizi dan jarang orang yang mengadakan kurban berada pada wilayah selatan dan wilayah perbatasan Cianjur dengan kabupaten kota lainnya di Jawa Barat.

“Baznas Cianjur mempunyai persiapan 30 ekor kambing untuk mengantisipasi titik rawan gizi dan jarang orang mengadakan kurban. Target untuk menutupi titik rawan gizi ada di angka 130 ekor kambing. Pihaknya optimistis dermawan Cianjur akan menyumbang kan hewan kurbannya,” kata Yosef

Yosef mengatakan, di wilayah Cianjur masih banyak titik rawan yang warganya tak melaksanakan kurban karena masih tergolong warga yang memiliki daya beli rendah. Wilayah tersebut, kata Yosep, akan diprioritaskan menjadi titik penyaluran Baznas dalam mendistribusikan hewan kurban.

“Titik rawan merata di wilayah Cianjur ini, ada skala prioritas wilayah selatan, daerah perbatasan wilayah yang dianggap masih memiliki angka kemiskinan tinggi,” katanya.

Yosef mengatakan, Idul Adha tahun kemarin sebanyak 20 kambing dari BAZNAS dan bantuan provinsi satu ekor sapi dibagikan ke wilayah Ciranjang, Cikalongkulon, dan Karang tengah.

“Kami menerima dermawan yang menitipkan hewan kurban untuk diberikan kepada mustahik. Kami langsung distribusikan hewan kurban nya,”pungkasnya (Denni Krisman)