You are currently viewing Aksi Konkrit Dispertan Kabupaten Pati Sambut Kostra Tani   Ka Dispertan Pati : Ini Program Nyata
Keterangan Foto : Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah Ir. Mokhtar Efendi, MM siap mendukung dan mensukseskan program Kostra Tani Kementerian Pertanian.

Aksi Konkrit Dispertan Kabupaten Pati Sambut Kostra Tani  Ka Dispertan Pati : Ini Program Nyata

Aksi Konkrit Dispertan Kabupaten Pati Sambut Kostra Tani 

Ka Dispertan Pati : Ini Program Nyata

Ciawi Bogor – PPMKP    : Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostra Tani). Mengutip pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat acara sosialisasi program ini, Menteri Pertanian mengharapkan dengan adanya program Kostra Tani diharapkan dapat membangun peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan semakin menguat. 

Keterangan Foto : Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah Ir. Mokhtar Efendi, MM siap mendukung dan mensukseskan program Kostra Tani Kementerian Pertanian.

“Kostratani dibentuk untuk memperkuat kapasitas BPP dengan melibatkan seluruh petani dan petugas pertanian,” katanya di Auditorium Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Bagi para penyuluh di Kecamatan program ini bagaikan obat dahaga saat kehausan, demikian  diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati provinsi Jawa Tengah Mokhtar Efendi, saat dimintai tanggapannya tentang program Kostra Tani. Dihubungi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) via telepon, Kamis (5/12) Iapun menyebut program Kostra Tani jika dalam aplikasi layanan transportasi online layak mendapatkan bintang lima.

“ Layak mendapat bintang lima karena jika dilihat dan dicermati ini merupakan program nyata dari pemerintah, langsung ke lapangan “ tandasnya.

Ia melanjutkan, menyambut Kostra Tani di Kabupaten Pati pihaknya secara intens melakukan sosialisasi dan mengkonkritkan langkah – langkah yang akan ditempuh untuk setiap BPP di Kecamatan diantaranya dengan menginventarisir ulang luas baku lahan pertanian, data kelompok tani dan gapoktan serta sarana dan prasarana pertanian (alsintan dan sumber air) dan lain – lain.

“ Kami turun langsung ke lapangan (ke BPP) ditiap kecamatan  mendata apa saja yang dibutuhkan para penyuluh, sepertinya mobilitas akan semakin tinggi, mudah – mudahan dari pusat nanti ada juga bantuan mobil operasional, “ harapnya.

Ia menuturkan penyuluh di Pati sangat bersemangat menyambut program ini dan siap untuk aktif mensukseskannya.

 “ Teman – teman penyuluh sudah bersemangat, dan saya berharap kegiatan – kegiatan dalam program tersebut kalau ada dana – dana operasional baiknya langsung disalurkan ke BPP, ke teman – teman penyuluh, “ tuturnya.

Disinggung mengenai tantangan yang ada di Kabupaten Pati, selain IT yang harus ditingkatkan  Ka Dispertan menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi lintas sektor seperti dengan TNI, POLRI, BPS terkait data dan  Instansi terkait 

“ Koordinasi ini adanya di pak Bupati. Di daerah sudah ada Kostrada, dan Bupati harus masuk didalamnya, “ ujarnya. 

Selain itu BPP dituntut pula untuk memiliki lebih banyak program – program unggulan dan menggigit.  Ia menyarankan pendampingan secara kontinyu di kecamatan terus dilakukan untuk memotivasi penyuluh. 

“ Sinergi yang bagus di tingkat kecamatan dengan Koramil, Kodim dengan Babinsa – babinsanya dan didukung oleh operasional – operasional yang lain, menjadi faktor pendukung suksesnya Kostra Tani,” pungkasnya. (RG/PPMKP)