Agar Handal Tetapkan Strategi Organisasi, PPMKP Bekali Perencana dengan Pelatihan Penyusunan Renstra

Publikasi

Ciawi – Bogor. Sebagai upaya meningkatkan kapasitas perencana dalam menetapkan strategi untuk mencapai tujuan organisasi, Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian bekali para fungsional perencana lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian dengan Pelatihan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra), 22/11/2021.

Sejalan dengan hal ini, Yusral Tahir, Kepala Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian, mengajak peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai forum untuk bertukar informasi dan strategi dalam mencapai tujuan organisasi.

“Jadikanlah forum ini sebagai media bertukar informasi dan strategi di antara teman – teman perencana di lingkup BPPSDMP. Renstra kita jangan sampai hanya sebatas buku yang setelah disusun tetapi tidak pernah dibuka atau dibaca, Renstra ini harus bisa kita implementasikan sehingga program menteri pertanian di tahun 2020 – 2024 dapat terealisasi”, tutur Yusral.

Rencana strategi (Renstra) merupakan dokumen perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai, di dalamnya terdapat visi, misi, tujuan, sasaran strategi, arah kebijakan dan strategi, kerangka regulasi dan kerangka kelembagaan, serta target kinerja, target tujaun, dan kerangka pendanaan.

Lebih lanjut Yusral menjelaskan dengan adanya pelatihan penyusunan renstra ini juga diharapkan para perencana dapat belajar satu sama lain dan berbagi pengalaman terkait dengan penyusunan rencana kegiatan organisasi agar dapat memenuhi target yang juga merupakan acuan bahwa organisasi tersebut bekerja efektif dan berkinerja.

“Di forum ini perencana bisa berbagi pengalaman, dengan melihat laporan – laporan yang ada, kita bisa melihat UPT mana dengan serapan anggaran tinggi, yang sudah mencapai target, bagaimana cara atau strateginya, bagaimana penyusunan Renstranya agar ke depan kita bisa capai bersama – sama sehingga apa yang diharapkan Kepala BPPSDMP kepada masing – masing UPT, bisa tercapai”, jelas Yusral di depan 30 orang perencana lingkup BPPSDMP.

Dalam menetapkan strategi, Perencana harus memahami rencana strategis Kementerian Pertanian Tahun 2020 – 2024, sehingga Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern seperti yang dicitakan Mentan SYL dapat tercapai, melalui pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian.

“Pertanian yang maju, mandiri, dan modern berarti kita bicara SDM. Maka perlu ada penguatan kapasitas SDM pertanian kita,” ujarnya.

Selanjutnya, BPPSDMP menetapkan visi Terwujudnya Sumber Daya Manusia Pertanian yang Profesional, Mandiri, Berdaya Saing, dan Berjiwa Wirausaha dalam Mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern.

Dedi Nursyamsi, Kepala BPPSDMP menekankan salah satu pendorong peningkatan produktivitas yang digerakkan oleh SDM yang handal di bidangnya, “Agen yang paling besar perannya dalam peningkatan produktivitas adalah sumber daya manusianya. Berbicara peningkatan produktivitas berarti peningkatan SDM-nya”. (Nita/Osi/PPMKP)