321 Siswa MAN 1 Bogor Diterima di PTN

Publikasi

Pandemi covid-19 yang terus meningkat menyebabkan sistem SMNPTN dan SBMPTN tahun ini tetap dilaksanakan secara online. Pelaksanaan yang dimulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman menggunakan website yang telah disediakan oleh pemerintah. Namun para siswa MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Kota Bogor tetap mencetak prestasi seolah pandemi covid-19 bukanlah hambatan bagi mereka.

Alhasil sejumlah 321 siswa-siswi Man 1 Kota Bogor diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Beberapa PTN tersebut diantaranya : Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Negeri (UIN), IPB University, Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Islam Negeri Bandung (UIN Bandung), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Pembangunan Nasional (UPN Jakarta), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Brawijaya (UNBRAW).

       Menurut Bu Dewi, salah seorang guru yang bertanggungjawab dalam bimbingan konseling siswa berkata “ sejak kelas 10 siswa BK sudah memberikan informasi seputar nilai rapot yang tidak boleh turun serta pemilihan perguruan tinggi yang sesuai dengan kemampuan agar di kelas 12 para siswa sudah matang dengan pilihan jurusan yang akan diambil.” Siswa-siswi pun mengungkapkan rasa senang dan bersyukur atas pencapaian yang mereka raih. “ alhamdulillah, seneng dan bersyukur banget pastinya. Masih ga nyangka bisa diterima di jurusan yang aku mau “ Ujar Paru Ramadhan, salah satu siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Adapun beberapa hal yang siswa-siswi lakukan sebelum mengikuti snmptn adalah “ dari kelas 10 aku udah targetin buat ikut jalur snmptn. Maka dari itu nilai pelajaran wajib selalu aku prioritasin, banyak berdoa, dan harus ada motivasi yang kuat.” Ujar , A. Roudzani Fikra, salah satu siswi yang diterima melalui jalur snmptn.

         Tak lupa, mereka memberikan tips belajar selama pandemi kepada adik kelas “ pokoknya jangan malas untuk ngerjain tugas, emang sih kalua di rumah enaknya rebahan. Gapapa rebahan, asal semua tugas sudah selesai. Kepintaranmu selama pandemi tidak diuji, tapi yang di uji adalah kerajinanmu. Kalau mau sukses harus dimulai dari sekarang, jangan sampai menyesal di kemudian hari. Semangat! “ ujar Paru Ramadhan dan A. Roudzani Fikra. Kita doakan semoga semua siswa menjadi genersi penerus bangsa yang memiliki penetahuan dan wawasan yang luas yang dapat memajukan bangsa dan negara. (Revianisa Faqihah Herawan)