Keterbukaan informasi di mediasosial Menjadi Indikator Kinerja UPT Lingkup Kementan

share on:

Kuntoro Boga Andri SP, M.Sc Ag. PHd. Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Setjen Kementan.

 

Ciawi Bogor – PPMKP : Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri, mengungkapkan pesan yang banyak adalah suatu kebenaran walaupun belum tentu benar. Hal tersebut disampaikan Kuntoro saat menyampaikan materi “Strategi Kehumasan Kementerian Pertanian di Era Digital” pada Pelatihan Manajemen Kehumasan (Pengelolaan Media Sosial) Bagi Petugas Kehumasan di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian ( PPMKP), Selasa (21/5).

“ Saat ini kita berada di era digital, dimana di era ini dalam hitungan detik pesan dapat terpublikasikan dengan cepat kehumasan di era digital ini menjadi sangat strategis dan vital, mendukung tugas-tugas birokrasi., “ ungkap Kuntoro
Lebih jauh Ia mengatakan pesan yang bergulir di media social dianggap sebagai suatu kebenaran ketika pesan tersebut terus menerus dipublikasikan dan menerpa pengguna mediasosial walaupun belum tentu benar. Ia mengingatkan menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan bagi pengelola media sosial untuk memahami bagaimana mengelola mediasosial dengan bijak.
Terkait dengan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Disampaikan Kuntoro kegiatan kehumasan dan keterbukaan informasi di mediasosial merupakan Indikator Kinerja dari setiap UPT yang harus dilaporkankan setiap bulan dan periode tertentu. Kinerja, output dan capaian-capaian yang berhasil diraih akan dihargai bila dilaporkan kepada pimpinan dan masyarakat.
Sebelumnya dalam pembukaan kegiatan Susan Twisawati Indiani Kepala Seksi Pelatihan Non RIH dan Multimemedia Pertanian mengharapkan pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan tugasnya sehingga dapat mengelola media social secara berkualitas, komunikatif dan aspiratif. Pelatihan Manajemen Kehumasan (Pengelolaan Media Sosial) Bagi Petugas Kehumasan digelar PPMKP sebagai bekal bagi petugas kehumasan dan pengelola media social. Kegiatan yang dimulai sejak 20 Mei ini menghadirkan narasumber salah satunya dari kemeterian komunikasi dan informasi dengan materi-materi menarik yang berkaitan dengan tugas – tugas kehumasan.
Pelatihan yang diikuti 30 orang ASN yang bertugas sebagai pejabat fungsional kehumasan dan petugas pengelola media social di lingkup Kementerian Pertanian akan berakhir pada 24 Mei 2019 .(Viera, edit RG/PPMKP)

Tags: