Pangdam III Siliwangi dan Kapolda Jabar Pantau Pos Pam Terpadu dan TPS di Cianjur

share on:

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, didampingi Dandim 0608/cjr Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani serta Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, saat acara peninjauan Pos Pam Terpadu dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Cianjur. Selasa (16/04/2019). Foto: Denni Krisman/wartapakwan

wartapakwan.co.id, CIANJUR – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol.Agung Budi Maryoto didampingi Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, melakukan peninjauan Pos Pam Terpadu TNI/Polri dihalaman Rumah Sakit (RS) Bhayangkari Cianjur dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur bertempat di gedung Dewan Kesenian Cianjur (DKC).

Dalam kunjungan ke TPS, Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi berdialog dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta memberikan bantuan berupa kopi, makanan dan minuman.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, sampai saat ini kondisi dan situasi kamtibmas di wilayah Jawa Barat dalam keadaan aman dan terkendali.

“Insya Allah, dengan kebersamaan dan sinergi TNI, Polri seluruh aparatur pemerintahan dan seluruh komponen masyarakat Jawa Barat dan Indonesia aman,” kata Agung Budi, kepada wartawan usai pengecekan persiapan peninjauan Pemilu 2019, di Gedung Dewan Kesenian Cianjur, selasa (16/4/2019).

Kunjungan itu kata Agung, untuk meyakinkan bahwa TNI dan Polri siap mengawal dan mengamankan proses  Pesta Demokrasi yang tinggal satu hari lagi merupakan puncak dari Pesta Demokrasi Pemilu Pileg dan Pilpres 2019.

Pihaknya menerangkan, dari hasil pemantauan semua wilayah dalam keadaan kondusif. Ia pun telah menerima laporan adanya kotak suara yang tersapu banjir di Bogor. Ia mengemukakan hal tersebut sudah diantisipasi KPU mengenai kekurangannya dari KPU RI dan KPU Jabar.

“Semuanya sudah diganti dan dipastikan kekurangan surat suara juga sudah dilengkapi,” ujar Agung.

Agung mengatakan, antisipasi TPS di tempat bencana banjir juga sudah dilakukan agar TPS berada di zona aman. Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Kalau untuk Indramayu saya mendengar airnya sudah surut, jadi TPS tak berpindah,” ujarnya.

Ia mengimbau ke semua masyarakat yang punya hak pilih untuk datang ke TPS memberikan hak suara.

“Karena ini kan lima tahun sekali untuk menentukan wakil rakyat dan juga pimpinan negara,” kata Kapolda

Ia mengatakan bahwa TNI dan Polri bersama aparatur Pemda siap menjamin keamanan proses demokrasi dari awal sampai selesai.

Saat ditanya mengenai tingkat kerawanan, Kapolda mengatakan bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu fluktuatif jadi tergantung dari karakteristik di wilayah TPS itu sendiri, menurutnya yang jelas kepolisian bersinergi dengan babinsa dan linmas untuk mengamankan proses demokrasi.

“Caranya kami hidupkan lagi siskamling kemudian kepolisian memiliki patroli cyber,” katanya

Sebelum meninjau, kunjungan dua jenderal bintang dua itu menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Prawatasari, Joglo, Cianjur.

Reporter : Denni Krisman
Editor.     : Bambang Supriyadi