Tiga Layanan Media Sosial Tumbang, Mark Zuckerberg Minta Maaf

Foto Ilustrasi

wartapakwan.co.id, JAKARTA – pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Elliot Zuckerberg atau lebih dikenal dengan Mark Zuckerberg memastikan ketiga layanannya normal kembali setelah WhatsApp, Facebook dan Instagram tumbang bersamaa pada
Minggu (14/4/2019) petang.

Namun sayangnya pihak Facebook tidak memaparkan penyebab masalah tersebut. Mereka hanya menyampaikan permohonan maaf.

“(Pada Minggu) beberapa pengguna layanan mungkin mengalami masalah pada sambungan koneksi pada aplikasi kami. Masalah ini telah diselesaikan, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar juru bicara Facebook melalui keterangan tertulisnya, Senin (15/4/2019).

Masalah gangguan koneksi ini terjadi selang satu bulan setelah Facebook mengalami pemadaman terpanjang. Kala itu sejumlah pengguna di seluruh dunia melaporkan tidak bisa mengakses WhatsApp, Instagram dan Facebook lebih dari 24 jam.

Namun masalah yang terjadi Minggu petang memang tidak separah sebelumnya. Berdasarkan Downdetector.com mengindikasikan bahwa ada lebih dari 12.000 orang yang melaporkan masalah dengan Facebook.

Sementara pada puncak gangguan, ada 3.000 orang pengguna yang melaporkan masalah koneksi pada WhatsApp. Sementara ada 7.000 orang lapor akses ke Instagram bermasalah.

Laman Downdetector.com menunjukkan masalah dirasakan banyak pengguna di seluruh dunia. Namun paling utama di kawasan Eropa dan Asia.

Dahulu memang kadang ada gangguan di WhatsApp, tapi intensitasnya disebut-sebut tak sebanyak sekarang. Apalagi belakangan, Facebook, Facebook Messenger dan juga Instagram pun kadang mengalami masalah serupa alias tumbang bersamaan.

Pada sekitar 14 Maret lalu, error melanda Facebook, Instagram dan WhatsApp secara bersamaan. Artinya, baru dalam rentang waktu sebulan gangguan semacam itu kembali muncul.

Kala itu, saking lamanya masalah terjadi, beberapa pihak menyebutnya sebagai gangguan terparah sepanjang sejarahnya. Facebook tidak menjelaskan secara detail masalah yang mereka alami, hanya menjanjikan perbaikan segera.

Sempat ada spekulasi Facebook kena serangan hacker yang segera mereka bantah. “Saya bisa mengkonfirmasi bahwa ini tidak ada hubungannya dengan usaha hack dari luar,” kata juru bicara Facebook, Tom Parnell, kepada Wired.

“Kemarin kami membuat perubahan konfigurasi server yang memicu serangkaian isu. Sebagai hasilnya banyak orang yang kesulitan mengakses aplikasi dan layanan kami,” tulis Facebook dalam keterangan resminya kemudian.

“Kami telah menyelesaikan isu tersebut dan sistem kami telah pulih selama beberapa jam terakhir. Kami sangat menyesal atas ketidaknyamanan ini dan kami menghargai kesabaran semua orang,” sebut pernyataan itu.

Ada pengamat sekuriti yang mengaitkannya dengan rencana integrasi antara Facebook Messenger, Instagram dan WhatsApp sehingga nantinya user bisa saling berkirim pesan lintas platform.

“Jadi ada bug yang menyebabkan hal ini dan memberi dampak pada hampir semua layanan utama milik Facebook,” ujar peneliti keamanan dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.

Editor : Bambang Supriyadi