You are currently viewing 18 Tahun Terpendam, A Torpin Hanya Mau Paparkan Solusi Penanganan Kali Item di Hadapan Jokowi
A. Torpin memiliki metode untuk menjernihkan kali item di seluruh Indonesia. Foto: Dok/wartapakwan.co.id

18 Tahun Terpendam, A Torpin Hanya Mau Paparkan Solusi Penanganan Kali Item di Hadapan Jokowi

Wartapakwan.co.id, BOGOR – Menjernihkan kali-kali hitam di Kawasan Ibukota Jakarta, bukanlah mimpi. Dengan penerapan metode dan alat yang tepat guna, air kali di Jakarta bisa sejernih air sungai di kawasan Bogor. Hal ini diungkap A Torpin, pemilik Resto Asinan Nyonya Yenny di kawasan Jalan Binamarga, Bogor, sosok dibalik pemasangan Spanduk Kali Item yang pernah diberitakan wartapakwan.co.id sebelumnya.
“Selama ini juga sudah banyak yang peduli, hanya metode penanganannya belum ada yang pas,” ujar A Torpin saat ditemui jurnalis senior wartapakwan.co.id, Acay. Secara khusus, A Torpin mengklaim bahwa sejak 18 tahun silam atau tepatnya di tahun 2000, dirinya sudah memiliki ‘racikan’ khusus untuk menjernihkan sekaligus menghilangkang bau dari kali-kali item di kawasan Jakarta.
“Mesin dan alat filternya dibuat di Indonesia. Alat ini pertama di dunia dan mampu bekerja dengan beban berat (heavy duty). Saya bisa pertanggungjawabkan ini semua,” tegas A Torpin seraya menjamin kali item di Jakarta dan di kota-kota besar lainnya di Indonesia bisa kembali normal (jernih air sungai).
Mengapa A Torpin berani menjamin? Ini tak lain karena semua konsep dan ide untuk penanganan kali item merupakan murni gagasan dan talenta seorang A Torpin, termasuk merancang mesin dan filter. “Yang bantu bikin mesin dan filternya nanti bisa siapa saja. Tapi, mereka semua harus jalankan rumus dari saya,” paparnya.
Menurut A Torpin, untuk penjernihan kali item, Indonesia tidak perlu berguru ke Negara lain. “Tidak perlu ke Belanda atau Korea. Hasil karya anak bangsa juga sanggup bikin kali item jadi jernih sungai.
Hanya saja, A Torpin hanya mau membeberkan konsep secara detail langsung dihadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. “Saya sudah kapok, sebagian ide-ide saya dicaplok orang dan dilaksanakan. Tapi, itu belum sempurna karena baru sebagian. Kalau kali item mau beres, ya harus komplit dan menyeluruh penanganannya. Saya siap kalau sewaktu-waktu Negara memerlukan tenaga dan pemikiran saya,”tegas A Torpin sambil sesekali menawarkan minuman softdrink Cap Badak, rasa sarsaparilla yang didatangkan khusus dari Siantar, Sumatra Utara.
Selain masalah kali item, A Torpin yang multitalenta ini juga menjamin bisa memberikan kontribusi untuk penurunan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan-kendaraan besar seperti bus umum, bus pariwisata dan juga truk. “Banyak kejadian akibat rem blong. Saya punya jurus jitu yang bisa menekan angka tabrakan beruntun. 99 persen dijamin bakal berkurang,” ujar A Torpin. (Acay/wartapakwan.co.id)