You are currently viewing Tiga Komunitas Gelar “Luar Bioskop” di 10 Desa

Tiga Komunitas Gelar “Luar Bioskop” di 10 Desa

Wartapakwan.co.id, – Komunitas Freeaktivitas film
bersama forum bogor Cinema dan sinemataman mengagas sebuah program “Luar Bioskop” dengan format pemutaran film pendek ke desa – desa yang ada dibogor. Kegiatan ini helat selama 21 hari mulai dari tanggal 20 September sd 10 Oktober 2018.

10 desa yang akan di kunjungi yakin Desa Purwasari ,Desa Petir ,Desa Sukadamai ,Desa Sukawening ,Desa Neglasari , Desa Sinar Sari , Desa Ciherang ,Desa Cikarawang ,Desa Babakan dan Desa Dramaga

Luar bisokop ini bertujuan untuk mengapresiasi karya film pendek sineas Indonesia dan juga mengenalkan flm pendek kepada masyarakat umum serta menjadi sarana hiburan yang hadir ditengah-tengah masyarakat.

Ketua pelakasan, Deni Muhtar mengatakan, Film yang disajikan dalam event luar biskop ini adalam film pendek, Luar biskop membuka peluang untuk semua orang yang memiliki karya film pendek untuk mendaftarkan diri dan berpartisiasi dalam event ini.

“film yang akan diputar berjumlah 5 sampai 8 film. Pemutarannya dimulai dari pukul 20.00 WIB -22.00
Kami akan menayangkan berupa film fiksi, dokumenter dan animasi ” ujar Deni Muhtar kepada Wartapakwan.co.id, Kamis (27/9).

Sebelumnya Luar Bioskop telah digelar beberapa kali, Tetapi hanya berfokus pada satu pemutaran di satu tempat (Desa) Dipenghujung tahun ini Komunitas Freeaktivitas film mengukuhkan untuk menggelar pemutaran film pendek dengan konsep roadshow yang dihadirkan di 10 desa.

“Kami berkolaborasi bersama beberapa komunitas lintas disiplin ilmu seperti, potret leuwiliang, dongeng lagi dong, kelompok leuwiliang, dan pemuda-pemuda dramaga yang bergerak dibidang musik tradisional.” Lanjut deni

Deni berharap, Dengan diadakan event seperti ini, muncul iklim perfilman di bogor yang baik, memunculkan potensi-potensi baru dalam dunia perfilman, dan memantik para penggerak lain untuk sama sama membangun wilayahnya masing masing dalam bidangnya masing-masing.

“semoga para pelaku perfilman di bogor mulai dibantu oleh semua pihak terutama pemerintahan. Jangan sampai pelaku-pelaku film bogor seperti komunitas akhirnya mati karena kurangnya dukungan dan perhatian dari banyak pihak.” Harap Deni (wartapakwan.co.id /irex)