Tak Kurang dari 20 M, Sekda Akui Dana Cukai Hasil Tembakau Bermanfaat untuk Kota Bogor   

Publikasi

Bogor, wartapakwan.co.id – Sekretaris Daerah Kota Bogor, H. Ade Sarip Hidayat mengakui ada kontribusi signifikan dari penerimaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk pembangunan sektor kesehatan di Kota Bogor.

Aktifitas petani saat menjemur tembakau di kawasan Temanggung, Jawa Tengah.

“Tahun ini (2019,red) saja sekitar 4 miliaran. Tahun-tahun sebelumnya juga gak jauh beda angkanya,” ujar Ade kepada wartapakwan.co.id. Artinya, dalam lima tahun terakhir jika rata-rata menerima sekitar 4 miliar, maka terhitung sejak 2015 Kota Bogor diperkirakan menerima aliran DBHCHT tak kurang dari 20 miliar.

Masih menurut Ade, dana dari DBHCHT dialokasikan untuk berbagai kegiatan melalui beberapa SKPD, diantaranya Dinas Kesehatan Kota Bogor, Disperindag, RSUD Kota Bogor dan Satpol PP Kota Bogor.

Penggunaan DBH CHT diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor 222/PMK.07/2017 tentang Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi DBH CHT. Penggunaan tersebut untuk 5 program sesuai UU nomor 39 tahun 2007. Dalam PMK 222/PMK.07/2017 secara detail diatur penggunaan DBH CHT minimal 50% untuk bidang kesehatan yang mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dukungan JKN dalam DBH CHT diarahkan pada sisi supply side yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di daerah sebagai unit layanan kesehatan terdepan dalam Program JKN. Kegiatan bidang kesehatan meliputi:

kegiatan pelayanan kesehatan baik kegiatan promotif/preventif maupun kuratif/rehabilitatif;

penyediaan/peningkatan/pemeliharaan sarana/prasarana Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan (dengan prioritas pada fasilitas kesehatan tingkat pertama); pelatihan tenaga administratif dan/atau tenaga kesehatan pada Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan;

pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah atau pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja. (cay)