You are currently viewing Sukses Porda Menuju Sukses Juara Umum PON 2020

Sukses Porda Menuju Sukses Juara Umum PON 2020

CIBINONG,-Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat dengan mempertandingkan 60 cabang olahraga diharapkan bisa menjadi ajang persiapan bagi para atlet Jawa Barat dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020 nanti. Sehingga target Jawa Barat mempertahankan gelar juara umum PON bisa dicapai.
Demikian dikemukakan oleh Ketua Umum PB Porda XII Jawa Barat Hj Nurhayanti, Kamis (11/10/2018) di Cibinong, Kab. Bogor. Menurutnya, dengan diadakannya berbagai macam pertandingan selama Porda berlangsung, akan menjadi ajang bagi atlet dari berbagai daerah, terutama atlet yang nanti memperkuat Jawa Barat dalam PON 2020 mendatang. “Itu harapan utama kita sehingga pelaksanaan Porda kali ini bermakna strategis dalam menghadapi PON dua tahun mendatang,” ujarnya.
Untuk itu, pelaksanaan Porda XIII memiliki makna strategis bagi dunian olahraga di Jawa Barat, yakni selain rangkaian pengembangan olahraga daerah juga sebagai bentuk ajang pelatihan bagi para atltet Jawa Barat yang akan diterjunkan dalam PON untuk mempertahankan posisi Jawa Barat sebagai juara umum.
Nurhayanti yang juga Bupati Bogor menyatakan, pihaknya mengharapkan pelaksanaan Porda kali ini memberikan motivasi bagi para atlet Jawa Barat agar bisa konsisten mempertahankan posisi juara umum tersebut. “Meski pelaksanaan Porda adalah ajang olahraga rutin empat tahunan yang diselenggarakan di Jawa Barat, namun pelaksanaan Porda di Kab. Bogor tahun ini memiliki makna strategis dan lebih. Sebab, dua tahun lagi Jawa Barat akan berlaga di level olahraga tingkat nasional di Papua. Ini artinya Porda saat ini sebagai ajang untuk berlatih dan sekaligus menjadi morivasi agar para atlet Jawa Barat bisa nanti mempertahankan juara umum di level PON,” katanya.
Oleh sebab itu, gelar Juara Umum pada PON tahun 2016 lalu, suatu kewajiban bagi seluruh atlet untuk bisa mempertahankannya pada PON dua tahun lagi. “Saya melihat, inilah kenapa Porda kali ini memiliki makna yang strategis dalam pembinaan para atlet dan juga menjadi jembatan pengantar terhadap ajang PON nanti,” ujar Nurhayanti.
Dengan label Juara Umum yang disandang provinsi Jawa Barat, maka pelaksanaan Porda tahun 2018 didorong untuk bisa melahirkan berbagai macam prestasi dari masing masing cabang olahraga. Apalagi, cabor yang dipertandingkan terbilang banyak dibandingkan pada pelaksanaan Porda tahun tahun sebelumnya.
Menurut Nurhayanti, dengan 60 cabor yang dipertandingkan dengan memperebutkan 879 medali yakni emas, perak dan perunggu dari 879 nomor, ini adalah even olahraga yang terbesar di Jawa Barat. “Porda kali ini bisa dikatakan even terbesar olahraga tingkat Jawa Barat, karena jumlah cabor yang dipertandingkan terbanyak dibandingkan Porda Porda sebelumnya,” jelasnya.
Maka, sebagai tuan rumah Kabupaten Bogor bukan saja mempersiapkan berbagai macam veneu di wilayah Kabupaten Bogor, namun juga bekerjasama dengan daerah lain dalam penggunaan venenu seperti veneu Balapan Kuda di Kabupaten Pangandaran, veneu menembak di Kota Cimahi, veneu senam, sepatu roda dan squash di Kota Bandung. Termasuk sejumlah veneu di Kota Depok dan Kota Bogor.

Panca Sukses

Meski ajang bergengsi olahraga tingkat Jawa Barat ini secara resmi mulai tanggal 6 Oktober setelah dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, namun sejumlah pertandingkan telah dilakukan pada akhir September lalu. Baik pertandingan yang diadakan di wilayah Kab. Bogor maupun di luar seperti di Cimahi dan daerah lainnya.
Bagi Ketua Umum PB Porda Nurhayanti sendiri, pelaksanaan Porda disikapi dengan serius dari sisi pelaksamaam. Sehingga ia meluang waktu khusus di tengah kesibukan sebagai orang pertama di wilayah Kabupaten Bogor untuk menyaksikan berbagai macam pertandingan di sejumlah veneu yang tersebar. Ia datang langsung menyaksikan pertandingan renang di kolam renang di hotel Seruni, Puncak. Kemudian datang ke lapangan tembak Koni Jabar di Cisangkan di Cimahi. Dan dilanjutkan menyaksikan berbagai cabor lainnya.
Menurut Nurhayanti, kedatangannya ke berbagai veneu dan menyaksikan langsung pertandingan adalah sebagai upaya bagaimana pelaksanaan Porda bisa terlaksana dengan sukses. Kedatangannya itu bukan saja melihat dari aspek pertandingan yang dilangsungkan, tapi juga ingin melihat langsung bagaimana pelayanan tuan rumah dalam melaksanakan berbagai pertandingan tersebut, mulai dari pelayanan tenaga medis, pelayanan terhadap sarana pertandingan dan lainnya.
Sebab, untuk Porda kali ini diterjunkan sedikitnya 595 tenaga kesehatan di semua veneu, baik itu tenaga dokter, tenaga medis dan sebagainya yang didukung sarana kesehatan. “Ini bentuk pelayanan yang diberikan agar penyelenggaraan Porda bisa sukses terlaksana,” kata Nurhayanti.
Sedari awal Nurhayanti berharap agar Porda dengan spirit panca sukses. “Porda yang kita selenggarakan diharapkan nanti harus sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi kerakyatan, sukses administrasi dan sukses budaya,” katanya.
Sukses penyelenggaraan, ‎ dalam bentuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kontingen peserta‎ Porda. Sukses administrasi dicanangkan untuk menjamin tertib administrasi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlalu.
‎Untuk sukses prestasi, mengandung harapan agar arena Porda menjadi sarana yang kondusif bagi atlet dari seluruh kota/kabupaten di Jabar mencetak prestasi tertinggi. Dengan demikian, diharapkan bisa kembali memberikan kontribusi serta kebanggaan bagi Jabar untuk mencapai target Berjaya Untuk Nusantara di Tanah Papua tahun 2020.
Sedangkan sukses ekonomi menyiratkan tujuan ‎untuk menjadikan Porda memberikan manfaat bagi masyarakat dengan melibatkan seluruh usaha dan UMKM sehingga berdampak pada pertumbuhan eknomi masyarakat. Dan sukses budaya arena Porda sebagai sumber daya tarik wisata‎ dengan melibatkan seluruh seniman dan budayawan untuk berpartisipasi dengan mengangkat nilai budaya yang berbasis kearifan lokal sekaligus menumbuhkembangkan budaya olahraga bagi masyarakat Jabar‎. ***