Hari Krida Pertanian Wujud Apresiasi dan Penghargaan Untuk Petani Dan Insan Pertanian

Publikasi

Keterangan Foto : Kepala PPMKP Ir. Heri Suliyanto, MBA bersama Kabid Penyelenggaraan Pelatihan Drs Lebu, MM memimpin peserta Latsar CPNS Kementan meneriakan Yel – yel HKP ke – 47 tahun 2019.

 

Ciawi Bogor – PPMKP : Memperingati Hari Krida Pertanian,(HKP) Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) menggelar upacara bendera di Lapangan Upacara Komplek Surya, Jumát (21/6). .Suasana khidmat dirasakan seluruh peserta upacara yang terdiri dari seluruh jajaran PPMKP dan peserta pelatihan. Mereka berbaris rapi, jajaran PPMKP berseragam KORPRI lengkap sedangkan peserta pelatihan berbaju hitam putih. Bertindak selaku Pembina upacara Kepala PPMKP Heri Suliyanto.
HKP merupakan wujud apresiasi dan penghargaan kepada para petani, peternak dan pekebun, serta seluruh pelaku pertanian, yang telah bekerja keras menyediakan pangan bagi bangsa ini, maka pada tanggal 21 Juni ditetapkan sebagai Hari Krida Pertanian (HKP). Selain itu HKP dimaknai sebagai momentum untuk mawas diri semua insan pertanian dan untuk introspeksi terhadap semua kekurangan dan kesalahan serta mengupayakan perbaikan.
Hari  Krida  Pertanian  adalah  hari  penghargaan  kepada  kepada mereka yang   dinilai   berjasa   dan   berprestasi   dalam   pembangunan   bangsa   dan   negara, khususnya pembangunan di sektor pertanian. Bertepatan dengan HKP 2019, sebanyak 14 orang pegawai PPMKP menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya, yang diserahkan langsung Menteri Pertanian. Ke- 14 orang yang terdiri dari struktural dan fungsional Widyaiswara ini mengikuti upacara di Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jakarta.
Pemberian  penghargaan  tersebut    diharapkan  akan  dapat mendorong munculnya cipta karsa dan karya yang lebih besar dan berguna bagi terwujudnya masa depan pertanian  yang  lebih maju dan berdayasaing melalui tugas pokok dan fungsi masing – masing sebagai pegawai di PPMKP.
Penetapan  tanggal  21  Juni sebagai  Hari  Krida  Pertanian didasarkan  atas  pertimbangan bahwa  pada  tanggal  tersebut  ditinjau  dari  segi  astronomis,  matahari  yang  memberikan  tenaga kehidupan bagi tumbuhan, hewan dan manusia, dan seluruh makhluk di muka bumi ini berada pada garis balik utara (23,50 lintang utara/LU).
Pada  saat  itu  terjadi  pergantian  iklim  yang  seirama  dengan  perubahan – perubahan  usaha kegiatan pertanian. Dengan demikian bulan Juni merupakan bulan yang penting bagi masyarakat pertanian. Bulan dimana hujan sudah berhenti dan Petani memasuki kegiatan panen berbagai komoditas pertanian baik komoditas perkebunan, tanaman pangan dan hortikultura. Pada hakikatnya Hari Krida Pertanian merupakan hari bersyukur, hari berbangga hati dan sekaligus hari mawas diri serta hari dharma bakti.
HKP ke 47 tahun 2019 ini memilih tema SDM dan Infrastruktur Menuju Pertanian Berdaya Saing. Tema ini memiliki makna dan menjadi refleksi bagi kinerja sektor pertanian selama lima tahun ke belakang dan juga menyusun misi yang akan diemban untuk mengembangkan pembangunan pertanian ke depan. (RG/PPMKP)