Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat Ajak Unsur 3 Pilar Berantas Narkoba

Featured Galleries POLHUKAM
Kepala BNN Provinsi Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif.

Wartapakwan.co.id, CIBINONG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh unsur element masyarakat turut serta dalam pencegahan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Brigjen Pol Sufyan Syarif, dalam kegiatan sosialisasi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (24/10).

Dengan mengusung tema “Desa Bersinar (Bersih Dari Narkoba) Dan Bahaya Radikalisme Melalui Penguatan 3 pilar (Desa/Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas) Dan Puskesmas di Kabupaten Bogor” Pemerintah Kabupaten Bogor bisa mengantisipasi peredaran narkoba bekerjasama dengan unsur masyarakat.

“Kita melihat permasalahan dimulai dari tingkat kecil, dari rumah, RT/RW, disini akan diawali oleh Desa yang mempunyai kekuatan yang sudah tersistem dan ada wadahnya yaitu Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan ada kekuatan sosial lainnya adalah Puskesmas,” tuturnya pada wartapakwan.co.id usai kegiatan sosialisasi.

Menurutnya peredaran narkoba bukan hanya di kota besar. Sebesar 60 persen sudah masuk ke wilayah desa dan merupakan permasalahan yang harus dipecahkan bersama.

“Ada ibu Bupati yang mensupport kami untuk bekerjasama dengan bapak Danrem juga di wilayah Bogor dan sekitarnya kita akan melakukan progran ini secara stimultan, terpadu dan terus menerus,”

Ia pun berharap program tersebut agar dapat jadi percontohan di daerah lainnya.

Sementara, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Agung Budi Maryoto yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan program terpadu yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi giat sosialisasi yang melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa yang sangat dibutuhkan dalam upaya memerangi peredaran barang haram tersebut.

“Dengan adanya buku panduan yang diberikan berharap nantinya bisa diteruskan kepada masyarakat didesa masing-masing sehingga masyatakat Kabupaten Bogor bisa terbebas dari bahaya narkoba dan sekaligus jika ada informasi tindak pidana narkoba dilaporkan secara cepat sehingga bisa diambil tindakan,”ungkapnya. (adi/wartapakwan.co.id)