You are currently viewing Aspirasinya Tidak Terpenuhi, Ribuan Guru Honorer se-Kabupaten Bogor Ancam Mogok Mengajar

Aspirasinya Tidak Terpenuhi, Ribuan Guru Honorer se-Kabupaten Bogor Ancam Mogok Mengajar

Kadisdik Kab.Bogor. TB H.M Luthfi.

Wartapakwan.co.id, CIBINONG – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Lutfie Syam, menanggapi terkait aksi damai yang melibatkan 4000 guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Honor (PGH) Kabupaten Bogor di halaman kantor Bupati kemarin.

Lutfie yang saat itu hadir diantara ribuan demonstran mengatakan, para pendidik meminta perlindungan kepada pemerintah daerah untuk memperkuat suara yang mereka sampaikan.

“Kalau soal dipenuhi atau tidak itu bukan domain saya dan lihat dulu tuntutannya kan yang dituntut teman-teman ini berkaitan dengan soal Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) itu kan domainnya pusat teman-teman juga tahu kok, yang lebih penting disadari semuanya, hari ini 67 persen guru kita ini guru honor disemua jenjang SD dan SMP, jadi begitu berarti yang namanya kehadiran guru honor, soal surat keputusan (SK) dari Dinas Pendidikan sudah menyampikan,” tuturnya pada wartapakwan.co.id, Kamis (20/9).

Lebih lanjut lutfie, mengatakan bahwa sebanyak 14.000 guru honorer sudah mendapat surat tugas.

“Mereka sudah mendapat surat tugas, tapi yang mereka harapkan kan bukan cuma surat tugas kalau sekarang kan yang pertama berkaitan dengan CPNS,” katanya

Berdasar ungkapan salah seorang guru honorer SD Bojong Koneng 04, Susanti bahwa jika tuntutannya tidak dipenuhi ia mengaku akan melakukan mogok.

“Mungkin itu ungkapan teman-teman dari guru honor saya yakin teman-teman kaum terdidik dan mereka bergerak di dunia pendidikan, kalau secara verbal seperti itu disampaikan barangkali itu hanya bagian bagaimana kita fokus dengan persoalan mereka,”ujarnya.
(adi/wartapakwan.co.id)