Ciliwung Banjir, Ratusan Siswa SDN Kedung Halang 5 Dipulangkan Lebih Awal

Banjir Sungai Ciliwung memaksa ratusan siswa pulang lebih awal karena khawatir sekolahnya terendam. Foto: Cay I WP

Bogor, WartaPakwan
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor sejak Senin, (5/2/2018) dinihari mengakibatkan sejumlah sungai besar, meluap, diantaranya Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane. Indikator di Pos Bendung Katulampa menunjukkan grafik meningkat dan puncaknya muka air mencapai ketinggian 240 cm pada pukul 09:25 WIB.
Kondisi ini membuat sejumlah kawasan di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, diterjang banjir. Mulai dari Katulampa, Sukasari, Bantarjati, Cibuluh hingga Kedung Halang. Salah satu daerah terparah adalah Kampung Bebek di RT 2 RW 10, Kelurahan Kedung Halang, Bogor Utara.
“Ada 57 KK, 167 jiwa terdampak banjir ini. Mereka dievakuasi ke rumah-rumah tetangga yang lebih aman,” ujar Lurah Kedung Halang, Rohman. Pihak kelurahan sendiri baru memberikan bantuan logistic berupa makanan siap saji sebanyak 180 bungkus. “Dari BPBD belum ada. Namun, timnya sudah terjun ke lokasi,” sambung lurah.
Bukan hanya lurah, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Camat Bogor Utara, Atep Ridwan dan Kepala BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan juga meninjau langsung ke Kampung Bebek.
Sementara itu, di tempat terpisah ratusan siswa SDN Kedung Halang 5 Kota Bogor juga dipulangkan lebih awal karena pihak sekolah khawatir banjir menerjang masuk ke areal sekolah. “Kami sudah beberapa kali diterjang banjir. Jadi, ketika tadi air sungai naik hingga mencapai batas tanggul, kami langsung minta anak-anak pulang,” ujar Yati Rohyati, guru kelas 3 SDN Keudng Halang 5.
Mengenai besok (hari ini, red), menurut Yati pihaknya akan melihat kondisi cuaca. “Kalau cuaca buruk dan masih hujan, maka kami akan liburkan lagi. Demi keselamatan siswa dan juga para guru,”pungkasnya.( Tjahyadi Ermawan)